Galian Kabel PLN Dibiarkan Terbengkalai, Masyarakat Lapor ke DPRD Pekanbaru

1.110 view
Galian Kabel PLN Dibiarkan Terbengkalai, Masyarakat Lapor ke DPRD Pekanbaru
Ilustrasi.
PEKANBARU, datariau.com - DPRD Kota Pekanbaru menerima laporan dari masyarakat terkait keresahan dengan adanya galian kabel milik PLN yang dinilai membahayakan pengendara karena terbengkalai. Keberadaan lubang galian tersebut berada di tiga titik, yakni Jalan Dr Sutomo, Jalan Tanjung Datuk dan Jalan Lembaga Permasyarakatan.

"Masyarakat melapor dan kita sudah tinjau, memang galian itu sudah dua hari, tapi tidak dikerjakan lagi dan terbengkalai. Galian itu sudah sangat membahayakan," kata Anggota DPRD Kota Pekanbaru Dian Sukheri SIp kepada datariau.com, Selasa (20/1/2015).

Menurut politisi PKS ini, harusnya galian kabel tersebut dilakukan perencanaan sebelum dikerjakan sehingga tidak terbengkalai dan meresahkan masyarakat. Sehingga, kata Dian, galian tersebut tidak membuat kondisi jalan menjadi macet dan membahayakan masyarakat yang melintas.

"Galian itu sudah jelas merusak jalan. Kita minta Dinas Bina Marga selaku pihak yang memberi izin harus bertanggungjawab. Mengapa ini dibiarkan," tegas Dian Sukheri.

Dari pantauan di lapangan, tampak galian tersebut dibongkar sepanjang 7 kilometer dengan kedalaman 1 meter. Kondisi ini terpantau di tiga titik yakni Jalan Dr Sutomo, Jalan Tanjung Datuk dan Jalan Lembaga Permasyarakatan.

Terpisah, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Pekanbaru Azmi mengatakan, galian PLN tersebut terpaksa dilakukan penghentiannya karena dinilai masih ada kesalahan meski telah mengantongi izin resmi.

"Pemborong sudah kita beritahu soal ini. Galian yang digali itu harusnya diperbaiki karena merusak jalan. Kalau tidak mendengarkan juga akan kita evaluasi," tegasnya.

Azmi juga mengingatkan, jalan umum tersebut tidak sembarangan digali. Sarannya, bila jalan sudah selesai digali, harus ditimbun sehingga tidak membuat jalan menjadi rusak.

"Kalau bisa diperbaiki dan ditimbun lagi, sehingga tidak membuat jalan itu rusak. Kita khawatir kerusakan jalan bertambah banyak. Kita juga paham pemasangan kabel ini untuk keperluan masyarakat, tapi kita menghimbau bekerjalah dengan bijaksana sehingga tidak merugikan orang banyak," pungkasnya. (rik)
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)