Komisi E Pertanyakan Penghapusan Rp23 M Pemeliharaan Aset

datariau.com
704 view
Komisi E Pertanyakan Penghapusan Rp23 M Pemeliharaan Aset
Illustrasi

PEKANBARU, datariau.com - Komisi E DPRD Riau mempertanyakan pencoretan anggran Rp23 miliar yang dilakukan oleh Bapedda Riau terkait anggaran pemeliharaan seluruh aset yang dimiliki oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau. Hal tersebut dipertanyakan Komisi E DPRD Riau dalam Rapat Kerja Koni Provinsi Riau dan Dispora Riau yang dilakukan Kamis (15/6/2016) di ruang Komisi E DPRD Riau.

Anggota Komisi E DPRD Riau Muhammad Adil dalam hering mengatakan, kenapa anggaran tersebut dihapuskan, padahal pemeliharaan aset seperti main stadion, dan bagunan aset lainnya milik Dispora tersebut sangat urgent untuk dilakukan.

"Bayak atap-atap bagunan yang lapuk, kenapa dibiarkan begitu saja. Terus ada lagi bagunan yang di UIR, kalau roboh dan menimpa mahasiswa yang ada di sana nanti siapa yang mau tanggung jawab?" cetus Adil.

Kemudian mengenai serapan anggaran yang ada di Dispora yang sampai saat ini baru 30 persen lebih, juga menjadi pertnyaan besar dari Komisi E DPRD Riau.

"Seharusnya sudah 50 persen lebih serapan anggarannya, kenapa baru segitu yang dijalankan, apa kerja Dispora selama ini," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Dispora Provinsi Riau Edy Yusti mengatakan, selama main stadion tersebut diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah Provinsi, pihaknya belum ada melakukan penganggran untuk pemeliharaan salah satu aset milik pemprov tersebut.

"Semenjak ststus main stadion menjadi milik dispora 11 Septmber 2015 lalu, kami belum ada mengajukan dana pemeliharaan," ujar Edy Yusti.

Ia juga mengakui rasionalisasi anggaran tersebut disebabkan keterbatasan anggran yang dimiliki oleh pemprov Riau, karena minimnya DBH migas yang didapatkan oleh Provinsi Riau.

Untuk itu Komisi E DPRD Riau berharap, anggaran pemeliharaan tersebut dapat dianggarkan dalam APBD Perubahan 2016 nanti, agar seluruh aset yang ada tersebut dapat optimalkan untuk pemasukan kas daerah Riau.

"Begitu nanti sudah diperbaiki, kita ingin main stadion itu tidak dibiarkan begitu saja. Dispora anggaran yang digelontorkan nanti harus terukur dan terncana, jangn asal main anggarkan saja. Dan kita minta ada prospek kedepannya untuk aset-aset tersebut agar dapat menjadi pemasukan daerah kedepannya, itu yang harus dipikirkan dari sekarang," kata ketua komisi E DPRD Riau Masnur.

Penulis
: Rudi
Editor
: Riki
Tag:dprd riau
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)