PEKANBARU, datariau.com - Anggota DPRD Kota Pekanbaru Ali Suseno melaksanakan reses di Dapil IV tepatnya di RT 01 RW 05, Kelurahan Tangkerang Barat Kecamatan Marpoyan Damai.
Berbagai aspirasi masyarakat disampaikan kepada Sekretaris Komisi IV DPRD kota Pekanbaru itu, mulai dari persoalan banjir, infrastruktur seperti pembangunan drainase, bantuan fasilitas Posyandu hingga Program Kotaku yang diharapkan segera berjalan di RW 05 sebagai salah satu lokasi percontohan.
"Fasilitas di Poayandu kami sangat minim, jadi kalau bisa kami minta bantuannya pak untuk pengadaan fasilitas bermain untuk anak-anak, sehingga tidak kegiatan rutin seperti imunisasi dan suntik saja, ada kegiatan-kegiatan lain yang mendukung motorik anak-anak dalam tumbuh kembang," ungkap Kader Posyandu di RT 01, Ira, saat menyampaikan aspirasinya kepada Ali Suseno, Sabtu (17/3/2018).
Sementara itu, Ketua RT 03 Sapturiman SAg yang turut hadir dalam agenda tatap muka tersebut berharap, program "Kotaka" bisa segera berjalan dan perlu didukung oleh semua pihak.
"Reses atau tatap muka anggota dewan dengan masyarakat ini merupakan program resmi dari pemerintah, jadi dalam kesempatan ini kami berharap segela aspirasi masyarakat bisa terealisasikan, baik persoalan infrastruktur dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya. Disamping itu program Kotaku bisa segera terwujud karena program ini sangat bagus, apalagi RW 05 sudah dimasukan sebagai kawasan percontohan dan sudah ada tim yang turun untuk memantau, tapi sampai sekarang belum ada kabar lagi," terangnya.

Terkait aspirasi yang disampaikan masyarakat, Ali Suseno mengatakan bahwa keluhan yang paling utama yakni mengenai masalah drainase. Terhadap aspirasi masyarakat ini, ia yang duduk di kursi legislatif bersama Pemerintah Kota Pekanbaru akan serius menangani masalah drainase. Karena tiap hujan tiba, kawasan di dapilnya selalu banjir dan tentu saja menjadi masalah bila dibiarkan terus menerus.
"Yang jelas keluhan masyarakat kita pertama sekali masalah drainase. Itulah tanggung jawab kita bersama, pemerintah dan DPRD harus serius menangani masalah banjir ini. Ini akan kita kawal, betul-betul dinas terkait jangan main-main karena ini persoalan menyangkut hajat orang banyak. Dalam hal ini Dinas PUPR dan Perkim. Mari kita sama-sama untuk membenahinya, jangan sekedar lipsservice saja. Kita lihat nanti dimana titik persoalannya. Karena untuk service saja bukan penyelesaiannya. Titik persoalan permasalahan banjir ini yang harus kita ketahui dulu," terangnya.
Sementara untuk realisasi reses tahun lalu, lanjut Ali Suseno, dapat dilihat dari kemampuan pemko, yang masuk skala prioritas telah dilaksanakan, namun beberapa yang belum terlaksana dikarenakan kemampuan keuangan daerah saat ini merosot. Meski demikian, apa yang menjadi prioritas seperti infrastruktur harus diutamakan.
"Tapi kita utamakan yang penting. Itu yang akan kita sampaikan ke pemerintah sehingga realisasi reses agenda resmi DPRD Pekanbaru dapat dilaksanakan. Karena selama ini aspirasi reses dari Bappeda hanya sekedar saja. Tidak ada plot khusus. Tidak ada tim khusus, saya minta kedepan Bapedda serius sehingga apa yang diinginkan masyarakat dapat direalisasikan, karena ini merupakan suara masyarakat," pungkasnya.