Wapres Afghanistan Nyatakan Diri sebagai Presiden Sementara yang Sah

Ruslan
1.229 view
Wapres Afghanistan Nyatakan Diri sebagai Presiden Sementara yang Sah
Foto: Net

DATARIAU.COM - Wakil Presiden Pertama Afghanistan, Amrullah Saleh menyatakan dirinya sebagai presiden sementara yang sah. Seperti dilaporkan RT, Selasa (17/8/2021), pernyataan itu diumumkan setelah Presiden Ashraf Ghani yang digulingkan melarikan diri ke lokasi asing yang belum dikonfirmasi ketika Taliban merangsek ke Kabul akhir pekan lalu.

Dalam satu cuitan pada Selasa, Wakil Presiden Pertama Amrullah Saleh mengatakan bahwa dia saat ini berada di negara Afghanistan. Dengan absennya Ghani, dia sekarang menjadi pemimpin baru.

"Sesuai dengan konstitusi [Afghanistan], dalam ketidakhadiran, pelarian, pengunduran diri, atau kematian presiden, wakil presiden pertama menjadi Presiden sementara. Saya saat ini berada di dalam negara saya dan saya adalah presiden sementara yang sah," katanya.

Dalam satu pesan Twitter pada Minggu (15/8), Saleh bersumpah untuk tidak menyerah pada Taliban, yang dia sebut sebagai "teroris". Saleh menambahkan bahwa dia tidak akan mengecewakan jutaan rakyat yang mendengarkannya, dan berjanji untuk tidak bekerja dengan rezim Islam.

Ghani telah meninggalkan negara itu, dengan beberapa sumber mengklaim dia berada di Oman, sementara yang lain memperkirakan Tajikistan atau Uzbekistan.

Kedutaan Besar Rusia di Kabul mengatakan bahwa Ghani melarikan diri dari negara itu dengan cara yang digambarkan sebagai ?karakterisasi yang fasih? dari kejatuhan ?rezim.?

?Empat mobil diisi uang. [Mereka] mencoba memasukkan semua uang ke dalam helikopter, tetapi tidak semuanya muat. Sebagian dari uang itu dibiarkan tergeletak di landasan,? kata juru bicara kedutaan Nikita Ishchenko kepada RIA Novosti.

Terlepas dari deklarasi Saleh di Twitter, tampaknya tidak mungkin dia akan menggunakan kekuatan apa pun di negara yang sekarang hampir sepenuhnya dikonsolidasikan oleh Taliban.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)