Tim Yustisi Siak Sidak Pasar Tradisional Rawang Kao Kecamatan Lubuk Dalam

Hermansyah
136 view
Tim Yustisi Siak Sidak Pasar Tradisional Rawang Kao Kecamatan Lubuk Dalam
Kasatpol PP Kabupaten Siak Kaharuddin SSos MSi.

SIAK, datariau.com - Kasatpol PP Siak Kaharuddin SSos MSi bersama tim gabungan yang terdiri dari Satpol-PP, Dishub, TNI-Polri kembali melakukan inspeksi penggunaan masker di pasar tradisional Rawang Kao, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, Kamis (8/7/2021).

Sidak ini kembali dilakukan kepada masyarakat dalam penggunaan masker sebagai langkah meningkatkan ketaatan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19.

Kasatpol-PP Kabupaten Siak Kaharuddin SSos MSi di dampingi Kapolsek Lubuk Dalam dan personel Polres Siak bersama anggota TNI, menyusuri lapak-lapak di dalam pasar untuk memeriksa apabila ada pedagang maupun konsumen yang tidak menggunakan masker.

Dari hasil penelusuran, baik pedagang maupun konsumen rata-rata telah menggunakan atau memakai masker. Namun hanya terdapat beberapa orang yang ingin masuk ke pasar, tidak menggunakan masker.

Oleh petugas memberhentikan dan langsung di arahkan ke meja Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol-PP Kabupaten Siak dari hasil operasi yustisi inipun terjaring sebanyak 27 pelanggar.

"Dimana 18 pelanggar mengikuti sidang tipiring yang akan digelar di aula Kecamatan Lubuk Dalam, Jumat (9/7/2021) secara virtual dari Pengadilan negeri Siak. Sementara 9 pelanggar masih dibawah umur dan diberikan surat pernyataan tertulis PPNS Satpol-PP Siak," kata Kaharuddin.

Sebelumnya, sidak ini dilakukan untuk mengetahui penerapan protokol kesehatan di pasar rakyat/tradisional. Hal ini dilakukan masih terdapat penambahan kasus penyebaran covid-19 di Kabupaten Siak akibat transmisi lokal melalui pasar tradisional.

Selanjutnya, Tim Gabungan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19 (tim yustisi), sidak ke pasar tradisional ini dianggap perlu terus dilakukan pengawasan dalam penerapan protokol kesehatan baik bagi konsumen maupun pedagang.

Dikatakan Kasatpol PP Siak, apalagi pasar merupakan tempat transaksi para pedagang yang berasal dari luar wilayah, kemudian memiliki peluang besar menyebarkan virus corona apabila ada di antara mereka yang tidak menerapkan protokol kesehatan terutama penggunaan masker.

"Ini dilakukan guna meminimalisir penularan covid-19 di tengah interaksi penjual dan konsumen

Dimana sidak ini, kita bersama tim langsung melihat kondisi ke dalam pasar yang paling menyita perhatiannya adalah pengendalian jarak antar pedagang maupun konsumen," ujarnya.

Oleh sebab itu, kata Kaharuddin, diharapkan kepada pengelola pasar rakyat/tradisional ke depan perlu diatur jumlah pedagang, maupun fasilitas cuci tangan yang harus tetap tersedia.

"Sebelum masuk pasar maupun sebelum pulang dari pasar pengunjung harus mencuci tangan mengingat populasi jumlah pengunjung dan pedagang ini cukup padat, dalam konteks musim pandemi tentu kita berharap, dengan pergerakan masyarakat di pasar yang begitu rapat," ungkapnya.

Kasatpol-PP menjelaskan, sidak ini adalah yang ketiga sebelumnya juga telah dilakukan sidak ke pasar-pasar tradisional lainnya, diantaranya Pasar Kamis Belantik, Kecamatan Siak dan pasar Km4 Kecamatan Tualang.

Dengan dilaksanakannya sidak ini, maka akan dilakukan koordinasi dan evaluasi lebih lanjut, mengenai penerapan protokol kesehatan yang ada di pasar-pasar, ini sudah lengkap atau belum, baik itu penyediaan tempat cuci tangan, penggunaan masker oleh pedagang dan konsumen.(*)

Sumber
: Datariau.com