ROHIL, datariau.com - Beni Fristiwady yang sebelumnya di ketahui menjabat Datuk Penghulu di Kepenghuluan Pondok Keresek, Kecamatan Tanjung Medan, Rohil masa bakti 2019-2023 telah memasuki masa purna bakti.
Guna mengisi waktu kekosongan tersebut demi berkesinambungannya roda kepemerintahan pada tingkat Kepenghuluan Bupati Rohil Afrizal Sintong SIP MSI melaksanakan pelantikan terhadap beberapa PJ Datuk/Datin Penghulu sekabupaten Rohil agar tetap berjalanya roda kepemerintahan di setiap masing-masing Kepenghuluan dengan sebagai mana mestinya.
Sebagai mana hasil pantauan wartawan datariau.com pada Selasa ( 30/1/2024 ) di Kepenghuluan Pondok Keresek, Kecamatan Tanjung Medan, Rohil menggelar acara sertijab dari Beni Fristiwady kepada Sangkot Siregar SPd.
Turut hadir pada kegiatan tersebut seluruh perangkat, lembaga, mitra Kepenghuluan Pondok Keresek, Camat Tanjung Medan Bahrul Ssos berserta rombongan, Ndnramil 06/TM yang di wakili Babinsa serta Kapolsek Pujud yang juga di wakilkan kepada Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, agama serta beberapa kehadiran warga setempat.
Acara kegiatan tersebut di gelar dalam ruang aula Kepenghuluan yang letaknya bersebelahan dengan Kantor Kepenghuluan guna memaksimalkan dari seluruh tamu yang hadir.
Dua buah pantun mengawali Beni Fristiwadi, yang kemudian jujur sebenarnya saya belum siap untuk berpisah, menurut saya kata-kata berpisah itu sangatlah menyedihkan terkhusus baginya, sembari menahan sesak di dada serta kucuran air mata menjadikan suasa hening sesaat.
"Akan tetapi apa yang selama ini kita lakukan dalam kebersamaan tidaklah terlepas dari undang-undang yang di dalamnya telah di atur tentang berakhirnya masa tugas seorang Datuk Penghulu yang kemudian akan berganti dengan yang baru dalam mengisi waktu yang kosong agar berkesinambungan roda kepemerintahan di tingkat Kepenghuluan," paparnya.
"Dengan berakhirnya sudah masa tugas saya sebagai Datuk Penghulu di Kepenghuluan Pondok Keresek, saya dan seluruh keluarga memohon maaf yang sedalam-dalamnya kepada seluruh para perangkat, lembaga, mitra Kepenghuluan Pondok Keresek begitu juga kepada masyarakat yang saya cintai bila mana selama saya menjabat terdapat kesalah pahaman maupun hal-hal lain itu semua hanya semata di karenakan tugas yang di amanahkan kepada diri saya dapat berjalan maksimal," tuturnya.
"Kita berpisah hanya di karenakan tugas, akan tetapi hubungan silaturahmi antar sesama umat beragama wajib kita jaga sebagai mana biasa kita hidup di tengah-tengah masyarakat. Pintu rumah saya 1x24 jam akan selalu terbuka jika memang nantinya kita di butuhkan untuk saling bertukar pikiran dalam hal-hal yang positif," ujarnya.
Dengan rasa berat hati yang tiada henti-hentinya berucap syukur atas segala apa yang sudah kita perbuat di Kepenghuluan Pondok Keresek, mari kita serahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan anggablah semua apa yang telah kita kerjakan bersama sebagai amal ibadah kita," katanya.
"Sebagai manusia ciptaan Tuhan Yang Maha Esa kita tiada memiliki kesempurnaan, silaf dan khilaf memang sudah menjadi bahagian dari kehidupan kita yang senantiasa untuk tetap berusaha dan berupaya berbenah diri," ungkapnya.
"Akhirnya dalam hal ini saya berserta keluarga mohon pamit diri, untuk itu kepada seluruh masyarakat Kepenghuluan Pondok Keresek agar kiranya tetap bersemangat menjalankan aktifitas yang sebagai mana mestinya, begitu juga kepada para perangkat, lembaga dan mitra Kepenghuluan untuk bersama-sama membantu terlaksanakanya apa-apa yang di programkan kedepanya," ajaknya.
Sementara itu Bahrul Ssos, selaku Camat Tanjung Medan dalam kata sambutanya menyampaikan, terimakasih kepada mantan Datuk Penghulu Beni Pristiwady atas segala kerjasama baiknya dalam melaksanakan tugas di Kepenghuluan Pondok Keresek.
"Banyak sudah hal-hal kebaikan serta pembangunan yang beliau buktikan di tengah-tengah masyarakat, oleh sebab itu mari untuk sama-sama kita hargai atas masa kepemimpinan beliau," imbuhnya.