Seluruh Holywings di Jakarta Ditutup Pemerintah, Nikita Mirzani dan Hotman Paris Rugi Miliaran Rupiah?

datariau.com
2.358 view
Seluruh Holywings di Jakarta Ditutup Pemerintah, Nikita Mirzani dan Hotman Paris Rugi Miliaran Rupiah?

DATARIAU.COM - Beberapa pemilik saham Holywings seperti artis Nikita Mirzani dan pengacara kondang Hotman Paris diduga akan merugi miliaran rupiah usai 12 outlet Bar dan Kafe Holywings resmi ditutup Pemprov DKI Jakarta.

Ketika resmi ditutup Pemprov DKI Jakarta, Bar dan Kafe Holywings juga kemungkinan tidak akan beroperasi lagi kedepannya.

Padahal diketahui, Nikita Mirzani dan Hotman Paris baru berinvestasi di Holywings pada tahun 2021 lalu.

Dikutip dari Tribunnews.com Nikita Mirzani dan Hotman Paris menanam saham di Holywings pada Mei 2021 lalu.

Holywings sendiri merupakan milik Co-Founder Holywings adalah Ivan Tanjaya (33 tahun).

Bar dan kafe itu sudah berdiri sejak tahun 2014 di bawah naungan PT Aneka Bintang Gading.

Ada belasan retail Holywings yang tersebar di Jakarta seperti di Senayan, Pantai Indah Kapuk (PIK), dan Mega Kuningan.

Artis Nikita Mirzani dan Hotman Paris mengumumkan masuk sebagai salah satu pemegang saham.

Saat memberikan keterangan atas pembelian saham Holywings, Hotman mengatakan, dirinya dan Nikita bakal turut serta dalam pembangunan beach club terbesar di Asia.

Bahkan Hotman bermimpi akan membawa Holywings ke Pulau Dewata Bali.

"Yang jelas sekarang Holywings sudah ada 30 (outlet) dan proyek terbesar nanti di Bali yang akan dibangun beach club terbesar di Asia. Di situ Nikita dan Hotman Paris ikut," ujar Hotman dalam video yang diunggah dalam akun Instagram pribadinya, Jumat (7/5/2021).

Di sisi lain, Holywings juga bakal melakukan ekspansi bisnis dengan membuka outlet baru di seluruh Indonesia.

Bahkan kala itu ia mengatakan, target jumlah outlet Holywings pada tahun 2021 akan mencapai 50 outltet yang tersebar di seluruh Indonesia.

Diketahui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta resmi menutup 12 outlet Holywings di Jakarta.

Alasannya, kafe dan bar tersebut telah menjual minuman keras ilegal. Disebutkan, beberapa outlet Holywings belum memiliki sertifikat standar KBLI 56301 jenis usaha Bar yang telah terverifikasi.

Sertifikat standar KBLI 56301 merupakan Klasifikasi Baku Lingkungan Indonesia yang harus dimiliki oleh operasional usaha bar, yakni sebuah usaha yang kegiatannya menghidangkan minuman beralkohol dan non-alkohol serta makanan kecil untuk umum di tempat usahanya.

Penutupan 12 outlet Holywings tentunya berdampak pada operasional usaha tersebut.

Termasuk kepada pemasukan para pemegang saham seperti Nikita Mirzani dan Hotman Paris.

Lalu berapa kerugian Hotman Paris dan Nikita Mirzani?

Sampai saat ini baik Hotman Paris ataupun Nikita Mirzani belum memberikan tanggapan atas penutupan 12 outlet Holywings di Jakarta.

Pihak Holywings juga tidak mengungkapkan berapa nilai investasi Hotman Paris dan Nikita Mirzani di bar tersebut.

Namun, saat mengucurkan dana ke Holywings pada 7 Mei 2021 lalu, Hotman Paris mengaku sampai mencairkan empat depositonya untuk membeli saham di usaha kafe dan bar tersebut.

Meski begitu, ia tidak mau menyebutkan berapa dana yang digelontorkan, namun yang jelas jumlahnya sangat besar.

Pun dengan Nikita Mirzani juga enggan merinci kucuran dana yang diberikannya untuk Holywings.

Nikita hanya menyebut mengeluarkan kocek miliaran rupiah untuk investasi ke Holywings.

Kepemilikan saham Holywings atas nama Nikita Mirzani dan Hotman Paris juga tidak sampai 50 persen.

"Kalau miliaran pasti, tapi berapanya enggak bisa dijelasin," ucap Nikita saat membeli saham Holywings 7 Mei 2021 seperti dikutip Kompas.com.

Source: WartaKotalive.com

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)