Menteri PKP: Kualitas Rumah Subsidi Lebih Penting dari Ukuran

Najwa
317 view
Menteri PKP: Kualitas Rumah Subsidi Lebih Penting dari Ukuran
Foto: kabarindonesia.id

DATARIAU.COM - Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan yang terpenting dari rumah bersubsidi adalah kualitas, bukan hanya dari luas tanah dan bangunan dalam menanggapi rencana pengurangan ukuran rumah subsidi.

Ara menjelaskan tidak semua rumah dengan luas bangunan 60 meter persegi masuk dalam kategori layak huni karena banyak kasus hukum yang ditemukan terhadap rumah-rumah dengan ukuran yang dianggap layak. "Jadi bagi saya bukan soal ukurannya saja. Tapi juga sebenarnya kualitas pengembangnya dan sebagainya. Itu yang paling penting," ujar Ara di kantor Kementerian PKP, Jumat.

Menteri yang akrab disapa Ara menyebut rencana pengurangan luas rumah subsidi saat ini masih sekadar draf dan selalu terbuka terhadap kritik serta masukan dari berbagai pemangku kepentingan. Pemerintah tidak mungkin langsung mengambil keputusan tanpa mendengarkan masukan dari stakeholder terkait.

Ara menyampaikan pihaknya sudah melakukan diskusi dengan beberapa pengembang dan mengakui ada yang pro dan kontra terkait rencananya. "Dalam mengambil suatu kebijakan, kita men-soundingkan ke publik ini drafnya, sehingga ada masukan-masukan. Ya, begitu baru nanti pada waktunya kita mengambil keputusan," imbuhnya.

Berdasarkan draf Keputusan Menteri PKP Nomor/KPTS/M/2025, pemerintah berencana memperkecil luas tanah dan bangunan rumah subsidi. Untuk rumah tapak, luas tanah paling kecil akan menjadi 25 meter persegi dan paling tinggi 200 meter persegi, sedangkan luas bangunan diatur paling rendah 18 meter persegi dan paling luas 36 meter persegi.***

Sumber: antara.com

Penulis
: Najwa
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)