Lalat Serbu Permukiman Warga, Peternak Ayam Desa Lubuk Terentang Tutup Sementara

Hermansyah
1.037 view
Lalat Serbu Permukiman Warga, Peternak Ayam Desa Lubuk Terentang Tutup Sementara
Kepala Desa Lubuk Terentang melakukan mediasi bersama warga dan pemilik ternak ayam Desa Lubuk Terentang.

TANJAB, datariau.com - Desa Lubuk Terentang, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, dengan lingkungan yang bersih tiba-tiba diserbu oleh ribuan lalat di wilayah tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Mulyadi SPd MSi melakukan pertemuan (mediasi) dan koordinasi yang berlangsung di aula kantor desa Lubuk Terentang, Selasa (18/2/2025).

Pada giat itu, dihadiri Ketua BPD, BKTM beserta pemilik peternakan ayam di desa tersebut. Masalah lalat tentu meresahkan masyarakat Desa Lubuk Terentang saat ini.

Menurut keterangan salah seorang warga Dusun Kampung Baru Desa Lubuk Terentang Ramli menyebutkan lalat telah menjadi binatang yang meresahkan beberapa hari belakangan ini.

Bukan hanya Ramli, nyaris seluruh masyarakat Desa Lubuk Terentang merasakan dampak adanya serbuan ribuan lalat di lingkungannya.

"Makanan dan seluruh ruangan di dalam rumah saja banyak lalat, meski ditutup tetap saja masuk dan menjijikkan," ujarnya.

Akibat serangan lalat itu, warga sekitar pun telah melakukan berbagai cara untuk mengusirnya, diantaranya dengan memasang benda perangkap lalat, seperti lem.

Disinggung asal lalat yang menyerbu perkampungan, warga tidak tahu pasti dari mana asalnya. Diduga sumber lalat dari warga sekitar yang berasal dari peternakan ayam.

Dari hasil mediasi tersebut, menutup sementara tempat peternakan ayam selama 60 hari kedepan. Dan apabila selama 2 bulan berjalan masih terdapat lalat yang meresahkan masyarakat sekitar, berarti lalat-lalat itu datang dari sumber lain.

"Dan akan dibuka kembali untuk peternakan ayam, dengan syarat pemilik peternakan bersedia memberikan obat lalat kepada masyarakat khususnya Desa Lubuk Terentang," pungkasnya.(SM)

Penulis
: Sumarli
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)