Ketua RT di Baganbatu Minta Panti Asuhan Lapor Jika Ada yang Beri Santunan

1.412 view
Ketua RT di Baganbatu Minta Panti Asuhan Lapor Jika Ada yang Beri Santunan
Pemberian santunan. (foto: samsul bahri)
BAGANBATU, datariau.com - Salah seorang Ketua RT di Baganbatu Rokan Hilir Samiran Sinaga, meminta agar panti asuhan yang ada di lingkungan kerjanya melapor jika ada pihak yang akan memberi santunan.

Seperti halnya Panti Asuhan Islamiyah Al Ikhlas yang masuk ke wilayah Samiran Sinaga, di Jalan Darussalam kelurahan Baganbatu Kota kecamatan Bagan Sinembah meminta kepada pengurus panti asuhan agar lapor terlebih dahulu jika ada yang hendak memberikan santunan ke panti asuhan tersebut.

Hal itu disampaikan Samiran Sinaga saat memberikan sambutan pada acara anjangsana Persatuan Dokter Gigi Indonesia wilayah Rokan Hilir di panti asuhan tersebut, Jumat (12/6/2015).

"Sudah tiga tahun saya jadi RT di sini, baru dua kali saya diundang dalam acara santunan, bukan saya tidak suka dengan pengurus panti ini, namun apa salahnya jika ada yang datang nyumbang lapor dulu sama saya, kan lebih baik," ungkapnya.

Usai acara santunan, saat berbincang dengan para awak media, Samiran Sinaga menyampaikan bahwa dirinya selaku RT merasa kurang dihargai oleh pengurus panti.

"Kan alangkah baiknya kalau ada yang mau nyumbang datang ke rumah saya, ayo pak, ada yang mau nyumbang, kita sambut sama-sama, kalau gitu kan enak, ini tidak begitu, sehingga saya berpikir, apa ya salah saya," ungkapnya kecewa.

Sementara itu, Sekretaris Panti Asuhan Islamiyah Al Ikhlas Amir Husni kepada wartawan mengaku sangat prihatin atas apa yang dikeluhkan oleh RT tersebut. Menurutnya, hal itu tidak perlu disampaikan di depan umum yang jelas didengar oleh masyarakat luas.

"Kalau itu yang dikeluhkannya, kan bisa datang secara pribadi, kalau kami ada salah ya tolong ditegur, jangan di depan umum disampaikan," ujar Amir.

Amir juga mengaku, kalau masalah tidak lapor, hal itu terkadang dikarenakan para donatur juga banyak yang tidak ingin diketahui siapapun kalau donatur itu menyumbang, bahkan ada juga yang datang secara dadakan.

"Tetapi kalau memang setiap ada yang mau nyumbang harus lapor RT, nanti kita akan lapor ke pak RT-nya, dan kedepan kita akan perbaiki," pungkasnya. (sam)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)