Jenazah Tertukar, Jasad Muslim Dikremasi dan Tionghoa Disholati di Batam

Ruslan
1.554 view
Jenazah Tertukar, Jasad Muslim Dikremasi dan Tionghoa Disholati di Batam
Ilustrasi (Foto: Internet)

Awi menambahkan, setelah selesai dikremasi bapak pulang dan mengisi daya ponselnya, lalu mengirim foto tersebut kepada keluarganya. Namun saat melihat foto tersebut, ibu mengatakan jenazah yang difoto bukanlah jenazah keluarganya.

?Setelah itu pada pagi sesudah melaksanakan kramasi, pihak yayasan rumah duka menelfon bahwa jenazah tersebut bukanlah jenazah Sing Peng. Tidak berselang beberapa lama Pihak RS. Bhayangkara Batam menghubungi dan memeberitahukan bahwa jenazah Sing Peng tertukar,? ucapnya.

Awi juga mengatakan, setelah pihak rumah sakit menelfon, ia tidak bisa berbuat apa-apa karena jenazah Abdul Hamid telah dikremasi.

?Kami tidak bisa berbuat apa-apa, karena jenazah tersebut telah dikremasi dan abunya juga tidak bisa diambil pada malam hari tersebut. Seharusnya pihak rumah sakit telah menyerahkan jenazah dengan sesuai data yang ada, kalau sudah begini bagaimana kelanjutannya. Biasanya disekitar tubuh mayat diberi identitas dikakinya, namun bapak tidak melihat itu ada pada jenazah tersebut,? pungkasnya.

Awi menjelaskan, kalau sudah terjadi hal seperti itu bagaimana pertanggung jawaban pihak rumah sakit. Apakah RS Bhayangkara Batam bersedia bertangguh jawab akan hal tersebut.

?Kami juga sudah mempertanyakan bagaimana nantinya tangung jawab dari pihak RS Bhayangkara Batam. Namun hingga saat ini belum ada kepastian, kami berharap abang kita bisa dimakamkan sesegera mungkin karena sudah lebih dari empat hari,? katanya.

Pihak keluarga Abdul Hamid dikabarkan telah mengumpulkan abu dan tulang sisa jenazah dan telah melakukan proses pemakaman secara Islam di Tempat Pemakaman Umum Air Raja.

Sementara itu, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri Dokter Novita saat dikonfirmasi wartawan, enggan memberikan komentar.

?Langsung ke Kabid Humas, saja biar satu pintu,? katanya. (*)

Source: posmakassar.com

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)