Jalurnya Kalah, Bocah SD Togak Luan di Kuansing Menjadi Korban Perundungan

datariau.com
1.337 view
Jalurnya Kalah, Bocah SD Togak Luan di Kuansing Menjadi Korban Perundungan
Foto: Ist.
Ilustrasi bocah togak luan (penari/juru semangat) di atas jalur (sampan).

KUANSING, datariau.com - Seorang bocah SD inisial AC (12) di Kecamatan Pangean Kabupaten Kuansing mengalami trauma dan tekanan psikis akibat menjadi korban bully atau perundungan oleh anak-anak sebayanya.

Salah seorang saudara korban Riogi Mahendri kepada datariau.com Jumat (20/10/2023) menjelaskan, bahwa kejadian bully itu bermula ketika korban dan keluarga pergi menonton pacu jalur di Teluk Kuantan pada 15 Oktober 2023.

"AC didatangi anak-anak sekitar 6 orang, anak-anak itu meledeki korban, melakukan tindakan fisik, menendang-nendang kaki korban, mengejek korban karena jalur (sampan) dari Kecamatan Pangean kalah di iven tersebut, AC merupakan togak luan (penari/juru semangat) di atas jalur Rajo Bujang dari Pangean," terang Riogi sambil memperlihatkan foto para pelaku saat kejadian.


Bocah baju merah merupakan inisial AC yang menjadi korban perundungan. (Foto: ist).

Diterangkan bahwa saat mendapatkan perlakuan tersebut, korban sempat melawan dan mengejar para pelaku yang kabur, akan tetapi tidak berhasil, korban menangis.

"Kami tak kenal mereka siapa, AC pun tidak mengenal anak-anak tersebut. Sampai sekarang AC masih trauma, dia sering murung dan tidak lagi mau bermain seperti biasanya," terang Riogi.

Keluarga korban meminta itikat baik para pelaku agar datang menemui korban dan meminta maaf, sehingga korban bisa kembali tenang dan traumanya terobati.

"Jika tidak ada itikat baik, rencananya kami akan bawa kasus ini ke ranah hukum," pungkas Riogi.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)