Inilah Alasan Amerika Serikat Memberikan Dukungan Terhadap Israel

wahyuni
1.067 view
Inilah Alasan Amerika Serikat Memberikan Dukungan Terhadap Israel
Foto : internasional.republika.co.id
Pertemuan Presiden AS Joe Biden dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

DATARIAU.COM - Amerika Serikat (AS) dan Inggris merupakan dua negara besar yang memiliki dukungan kuat terhadap Israel. Hal ini pun terus terjadi meski dunia mengecam Negeri Yahudi itu atas aksi militernya di Gaza, Palestina, yang menewaskan belasan ribu korban jiwa dari warga sipil.

Meski mengalami gempuran yang tak terperi dari rudal dan bom Israel, faktanya kekuatan Hamas masih menyimpan potensi besar yang mampu menggoyahkan Israel. Selain faktor jumlah pejuang Hamas yang secara total diperkirakan 40.000 hingga 50.000 orang, sistem perang kota yang terjadi telah menyebabkan kerugian besar bagi kekuatan tempur Israel.

”Hamas mengambil beberapa langkah besar untuk membangun kekuatannya sejak tahun 2014,” kata Eyal Pinko, mantan pejabat senior Badan Intelijen Israel yang sekarang bekerja di Pusat Studi Strategis Begin-Sadat Universitas Bar Ilan, Israel,sebagaimana diberitakan Reuters, dikutip kompas.id, Ahad (17/12/2023).

Baru-baru ini, Negeri Paman Sam menggunakan vetonya untuk menolak usulan resolusi gencatan senjata di Gaza di forum Dewan Keamanan PBB. Sementara itu, dalam momen ini, London memutuskan untuk abstain.

Hal ini pun membuat kekuatan Barat terkena kecaman dan penolakan dari pihak internasional. China dan Rusia, misalnya, mengecam standar ganda Amerika dan "hukuman mati" yang dijatuhkan Washington terhadap warga Palestina yang menjadi korban serangan Israel di masa depan.

Lalu apa sebenarnya yang mendasari manuver London dan Washington ini?

Dalam paparan akademisi dari Koc University, Tarik Cyril Amar, yang berjudul Why can't the US ever say no to Israel? di kolom Russia Today, Tarik memaparkan posisi AS dalam membela Israel adalah sebuah kebanggaan bagi Washington. Ini tidak terlepas dari perang dunia kedua.

"Kebanggaan AS telah ditanamkan karena menjadi salah satu kekuatan yang menjatuhkan Jerman, negara pelaku Holocaust," ujarnya dikutip CNBC Indonesia, Senin (18/12/2023).

Alasan lainnya adalah bagaimana Israel berfungsi sebagai penegak hukum dan pos terdepan hegemoni AS di Timur Tengah dan terkadang di luarnya. Ini bahkan membuat beberapa pemimpin Negeri Paman Sam telah memperkuat komitmennya untuk membela Israel.

"Seperti yang dinyatakan oleh Presiden AS saat ini, Joe Biden pada tahun 1986, ketika ia masih menjadi senator yang ambisius dan pantang menyerah, jika tidak ada Israel, Amerika harus menciptakannya," jelasnya. ***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)