DSH Kota Pekanbaru Akan Gelar Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban

datariau.com
765 view
DSH Kota Pekanbaru Akan Gelar Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban

PEKANBARU, datariau.com - Dakwah Sembelih Halal (DSH) Kota Pekanbaru akan menggelar pelatihan penyembelihan hewan kurban bagi panitia maupun pengurus masjid menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah pada Ahad tanggal 19 Mei 2024.

Pelatihan sembelih halal ini digelar di Masjid Al-Birru, yang berlokasi di Jalan Suntai 1, Kelurahan Labuhbaru Barat, Kecamatan Payung Sekaki.

Tujuan pelatihan ini diadakan untuk memberikan pemahaman agar lebih cermat dalam memilih hewan kurban dan cara penyembelihan yang memenuhi ketentuan sehingga daging kurban aman dan halal dikonsumsi sesuai syariat Islam.

"Target kita selain cara memilih hewan kurban yang baik, kita ingin meminimalisir adanya insiden-insiden, karena banyak orang kena tendang, sapi lari dari tempatnya, kemudian kesejahteraan hewan tidak tercapai, itu kan tidak bagus,” kata Pembina DSH Pekanbaru Rois SAg, Sabtu (18/5/2024).

DSH Pekanbaru membuka pelatihan sembelih halal ini secara gratis terbuka untuk umum dan menghadirkan pemateri fiqih kurban dari Ustadz Dr Mawardi Saleh LC MA.

Para peserta nantinya akan dibekali tentang fiqih qurban, kesejahteraan hewan, management qurban hingga praktik sembelih hewan qurban. "Insya Allah, kita langsung sembelih sapi," ucap Rois.

Rois mengatakan, ada beberapa poin penting yang perlu diperhatikan dalam melaksanakan penyembelihan hewan sesuai syariat.

Pertama, juru sembelih dan panitia kurban harus faham tentang perlakuan yang baik terhadap hewan sebelum disembelih.

"Qurban ini kan setahun sekali, jadi ini harus diulang-ulang terutama bagi juru sembelih dan panitia," ujarnya.

Kedua, tercapainya kesejahteraan hewan dalam proses penyembelihan.

"Sapi atau kambing itu bukan kayu, jadi jangan digergaji tapi disembelih. Kalau bisa sekali dorong selesai," tegasnya.

Ketiga, pada pelaksanaan penyembelihan sapi kurban jangan sampai digotong-gotong karena bisa menyebabkan punggung luka hingga berdarah.

"Sapi yang memiliki bobot sampai 600 kg itu harus digotong-gotong, kan kasihan punggungnya terseret di aspal bahkan sampai berdarah," cetusnya.

Keempat, menjalankan Sunnah Rasulullah dengan tidak memperlihatkan proses pengasahan pisau serta tidak memperlihatkan hewan yang disembelih di hadapan hewan lain yang masih hidup.

"Rasul menyuruh, jangan menyembelih didepan hewan yang lain. Mengasah golok juga jangan didepan hewan yang mau disembelih karena itu sama artinya menyembelih hewan dua kali," jelasnya.

Kelima, meminimalisir terjadinya resiko dan insiden pada saat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban.

"Banyak korban dari panitia kena tanduk atau sepak karena ketidaktahuan mereka jadi perlu belajar dan dibekali ilmu," terangnya.

Rois yang juga sebagai Anggota DPRD Pekanbaru ini menyampaikan bahwa sosialisasi yang dilakukan Dakwah Sembelih Halal (DSH) supaya hewan bisa dibuat senyaman mungkin.

"Perlakukanlah hewan dengan sebaik-baiknya dan senyaman mungkin sehingga apa yang menjadi niatan masyarakat yang berkurban dapat tercapai," tutup Politisi PKS ini. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)