DPH Majelis Tinggi Kerapatan Empat Suku Melayu Kenegerian Kubu Bawa Investor RS Swasta ke Rumah Bupati Rohil Terpilih, Begini Tanggapan Afrizal Sintong

Samsul
728 view
DPH Majelis Tinggi Kerapatan Empat Suku Melayu Kenegerian Kubu Bawa Investor RS Swasta ke Rumah Bupati Rohil Terpilih, Begini Tanggapan Afrizal Sintong
Foto:ist

ROKAN HILIR, datariau.com - Dewan Pengurus Harian (DPH) Majlis Tinggi Kerapatan Empat Suku Melayu Kenegerian Kubu Tuan Nurdin M Tahir bergelar Encik Wira Siak didampingi Datuk Kepala Suku Hamba Raja Kh Kamalul Matwafadengan gelar Datuk Indra Setia melakukan Silaturahmi kerumah Bupati Rokan Hilir terpilih Afrizal Sintong pada Jum'at 4 Juni 2021 kemarin.

Pada pertemuan tersebut Dewan Pengurus Harian Majelis Tinggi Kerapatan Empat Suku Kenegerian Kubu membawa serta Perwakilan manajemen sebuah Rumah Sakit swasta yang mana dalam waktu dekat akan membangun rumah sakit di Kepenghuluan Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir ini.


Pada kesempatan silaturahim di kediaman Bupati terpilih Encik Wira Siak Nurdin M Tahir bersama Datuk Indra Setia Kh Kamalul Matwafa menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan perkembangan terakhir tentang langkah-langkah dan beberapa hal yang dilakukan DPH Majelis Tinggi Kerapatan Empat Suku Melayu Kenegerian Kubu.

"Kepada Bupati terpilih sebagai laporan sekaligus memperkenalkan perwakilan rumah sakit swasta yang akan membangun rumah sakit yang cukup representatif di Rokan Hilir ini," unkap Encik Wira Siak Nurdin M Tahir kepada datariau.com, Sabtu (5/6/2021).

Encik Wira Siak Nurdin M Tahir menambahkan, kedatangan Pengurus DPH Majelis Tinggi Kerapatan Empat Suku Melayu Kenegerian Kubu beserta jajaran pengurus dan perwakilan rumah sakit swasta di sambut hangat oleh bapak Bupati terpilih yang akrap di panggil Epi Sintong ini.

"Dimana beliau menjelaskan sangat mengapresiasi kedatangan pihak kesukuan dan pihak perwakilan rumah sakit dirumah kediamannya. Selain itu, beliau akan mendukung kegiatan persukuan dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat adat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara kita," papar Encik Wira Siak Nurdin M Tahir.

Dalam hal ini, Bupati terpilih membuka ruang sebesar-besarnya kepada pihak perwakilan rumah sakit yang mau berinvestasi di Rokan Hilir ini.

"Kita siap bersinergi segala sesuatunya, khususnya bidang kesehatan demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Rokan Hilir ini, bahkan dalam hal perijinan Bupati terpilih akan mempermudah segala sesuatunya," papar pak Afrizal menegaskan.


Bupati terpilih Afrizal Sintong juga menjelaskan, beliau sudah berkomunikasi dengan beberapa investor diantaranya dibidang bio solar, peleburan baja dan lain-lainnya, bahkan proses pembebasan lahan sedang berlangsung ungkap beliau.

"Artinya investasi tersebut sudah bisa dipastikan terealisasi di daerah yang kita cintai," kata Afrizal Sintong saat itu.

Selain dari pada itu, Perwakilan manajemen rumah sakit swasta yang belum mau menyebutkan nama dan rumah sakit tersebut juga menyampaikan bahwa pada bulan Juni 2021 ini mereka akan memulai pembangunan rumah sakit tersebut dan di perkirakan pada bulan Nopember 2021 mereka sudah mulai merekrut karyawan untuk bekerja di rumah sakit sesuai dengan keahlian dan kompetensi yang di perlukan.

Bersamaan dengan itu perwakilan rumah sakit menyampaikan bahwa mereka siap bekerjasama dan mematuhi ketentuan-ketentuan hukum adat Ulayat dimana mereka menyadari sepenuhnya secara historis riwayat tanah tempat mereka mendirikan rumah sakit tersebut berasal dari Tanah adat Ulayat Suku Melayu Hamba Raja.

"Sebagai warga Negara Indonesia yang menghormati adat kami siap bersinergi dengan DPH Majelis Tinggi Kerapatan Empat Suku Melayu Kenegerian Kubu," sebut perwakilan Rumah Sakit swasta tersebut.

Kepada Bupati terpilih perwakilan rumah sakit mengucapkan terimakasih telah di terima sangat baik oleh bapak Afrizal dan mereka berjanji akan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Rokan Hilir dalam bidang kesehatan.

Bahkan pihak rumah sakit selain bekerjasama dengan pihak BPJS, mereka juga sudah menjalin kerjasama dengan lembaga Internasional yang siap membantu pembiayaan bagi masyarakat yang tidak mampu atau tidak punya biaya.

"Sehingga masyarakat tidak mampu tidak perlu lagi takut berobat kerumah sakit karena sudah ada rumah sakit yang siap mengobati masyarakat yang tidak mampu untuk berobat," ungkap perwakilan rumah sakit swasta tersebut.

Encik Wira Siak Nurdin M Tahir menambahkan, dalam kesempatan yang baik itu perwakilan manajemen rumah sakit sempat bertukar nomor telepon dengan bapak Afrizal dan beliau menegaskan bisa berhubungan kembali setelah beliau dilantik nanti nya dan memastikan beliau akan senantiasa mendukung program dan kegiatan yang baik bagi kemaslahatan masyarakat di daerah ini.

Selanjutnya, menjelang berpamitan kepada bapak Afrizal selaku Bupati terpilih yang akan di lantik pada tanggal 08 Juni 2021 nanti, Ketua DPH Majelis Tinggi Kerapatan Empat Suku Melayu Kenegerian Kubu dengan penuh semangat menegaskan kembali bahwa beliau bertekad untuk terus memperjuangkan hak-hak komunal masyarakat adat yang di pimpinannya.

"Apalagi dengan kepemimpinan pak Afrizal yang sangat perduli terhadap Hasanah adat istiadat Melayu dan akan menjadikan Melayu sebagai tuan di Negeri Sendiri dengan tetap menjaga keseimbangan dan hak-hak yang adil kepada para investor tentunya," Encik Wira Siak Nurdin M Tahir lagi.

Menurutnya, tidak ada hal yang tidak bisa di selesaikan apabila masing-masing pihak mau bekerjasama dan saling menghargai. Selain itu, Encik Wira Siak Nurdin M Tahir berpesan kepada para investor bahwa keberadaan DPH Majelis Tinggi Kerapatan Empat Suku Melayu Kenegerian Kubu bukan untuk membuat kekisruhan atau pun hal yang tidak baik lainnya.

"Melainkan agar kita semua dapat melihat sejarah bahwa di daerah kita tercinta ini ada sejarahnya, ada tanah adat nya dan ada suku suku yang menjadi tuan rumah nya, bahkan penjajah Belanda saja mengakui keberadaan hak hak adat tersebut dan mencatat keberadaan suku suku Melayu tersebut dalam sebuah buku Regeling voor koeboe, untuk itu kepada para investor yang belum tau maka kami beri tahu "Dimana Bumi di Pijak Disana Langit Dijunjung". "Negeri ber adat, Negeri berpantang", BIDUK membelah kiambang bertaut, TAK kan hilang Melayu di BUMI. Sehingga bisa hidup berdampingan dengan dengan damai dan bersama sama dalam membangun negeri," pungas Encik Wira Siak mengakhiri. (*).