Masih menurut Riski, pihaknya akan memantau ketat bagi ASN yang melaksanakan WFH. ASN dan tenaga honorer dilarang secara diam-diam ke luar kota.
"Kalau hari ini mereka ada yang masuk kantor, maka esoknya bergantian dengan yang melakukan pekerjaan di rumah. Jadi, sistemnya terus bergantian. Khusus pada pimpinan tetap ngantor setiap hari," kata Riski.
Riski menjelaskan kebijakan WFH ini sebelumnya pernah diberlakukan ketika awal penyebaran Corona di Maret hingga Mei lalu. Namun memasuki masa adaptasi kebiasaan baru, perkantoran berangsur seperti semula.
Kini dengan semakin banyaknya penyebaran virus yang mematikan itu, Pemprov Riau kembali memberlakukan sebagian besar ASN dan honorer di rumah. "Kerja di rumah ini dilakukan, dalam rangka menghindari klaster perkantoran. Ini akan berlaku selama penyebaran Covid-19 masih tinggi di Riau," kata Riski. (*)
Sumber
: https://news.detik.com/berita/d-5178613/gubernur-riau-berlakukan-wfh-cegah-penularan-corona-di-lingkungan-pemprov?tag_from=wpm_nhl_7