Bupati Siak: Kawasan HP Jauh Lebih Besar, Artinya APL Hanya 33.09 Persen...

Hermansyah
1.072 view
Bupati Siak: Kawasan HP Jauh Lebih Besar, Artinya APL Hanya 33.09 Persen...
Bupati Siak Dr Afni Z MSi saat bertemu dengan Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum dan HAM Prof Dr Otto Hasibuan SH MM.

SIAK, datariau.com - Ditengah retreat kepala daerah gelombang II, Kementerian Dalam Negeri, tanggal 22-26 Juni 2025 mendatang di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Jawa Barat.

Bupati Siak Dr Afni Z MSi dan Wakil Bupati Siak Syamsurizal SAg MSi terus berikhtiar, meski masih dalam kondisi retreat kepala daerah saat ini, Selasa (24/6/2025).

"Secara fisik kami memang ada di lokasi retreat IPDN Jatinangor, namun hati saya tetap tertinggal di Siak. Bersama Pak Wakil Syamsurizal kami terus berikhtiar menyampaikan persoalan-persoalan di Kabupaten Siak," cakap Afni.

Dimana persoalan tersebut, disampaikan kepada salah satuWakil Menteri Koordinator Bidang Hukum dan HAM Prof Dr Otto Hasibuan SH MM.

"Saya sampaikan bahwa kami memiliki visi misi utama memperjuangkan hak hutan tanah masyarakat. Kami ingin berjuang menghadirkan keadilan meski adil belum tentu harus sama. Kami berjuang sesuai peraturan perundang-undangan yang ada," ucap Bupati Siak.

Dikatakan Afni, Siak hari ini memiliki kawasan Hutan Produksi (HP) yang jauh lebih besar dari Area Peruntukan Lain (APL).

HP mencakup luas hingga 359.689,17 ha (44,20 persen). Sedangkan APL sekitar 356.217,48 ha (43,779 persen). Di area APL ini selain pemukiman dan sarana publik, juga ada perkebunan sawit dengan total lahan perusahaan sebanyak 86.909 Ha (10,68 persen).

"Artinya, total APL untuk masyarakat Siak perkiraannya hanya 33,09 persen saja atau 269.308,48 haktare dari wilayah Kabupaten Siak seluas 813.674,08 haktare," jelas Afni.

"Dari angka-angka ini terlihat, bahwa kami punya PR berat pada rakyat. Butuh dukungan lintas sektoral, Kementerian dan Lembaga. Inilah ikhtiar kami untuk mewujudkan sila kelima Pancasila di Negeri Istana," pungkasnya.(***)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)