Anak Usia 4 Tahun Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Warga Desa Sipungguk Saat Mandi

datariau.com
1.128 view
Anak Usia 4 Tahun Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Warga Desa Sipungguk Saat Mandi

SIPUNGGUK, datariau.com - Akhirnya bocah 4 tahun yang tenggelam sejak 2 hari yang lalu ditemukan Lina, warga Desa Sipungguk yang kebetulan mandi di Sungai Kampar sekira pukul 7.40 wib pada Sabtu (10/2/2024)

Awalnya Lina berniat mandi di tepian sungai di depan rumahnya. Tiba-tiba dirinya melihat benda yang mencurigakan.

Awalnya dirinya mengira tumpukan popok bayi. Namun akhirnya terlihat rambut yang rupanya sesosok tubuh bocah yang ternyata adalah Naurel yang tenggelam sejak 2 hari yang lalu dan berada sekitar 500 meter dari lokasi tenggelamnya.

"Saya kira itu tumpukan popok bayi, setelah terlihat rambutnya baru lah saya meyakini bahwa itu adalah tubuh Naurel yang tenggelam sejak 2 hari yang lalu," ungkapnya.

Tak menunggu lama, Lina segera berteriak memanggil warga, Tagana, BPBD dan tim yang juga berusaha mencari dan tak jauh dari situ.

Akhirnya jasad korban dievakuasi dan dibawa ke rumah orang tuanya yang berada tidak jauh dari lokasi.

Saat ini jasad korban tenggelam sudah disemayamkan di rumah duka.

Sebelumnya, seorang balita bernama Naurel (4 tahun) tenggelam di Sungai Kampar, Desa Sipungguk, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, tepatnya tidak jauh dari Sungai Gelombang. Sampai saat ini korban belum ditemukan, Kamis (8/2/2024) sekira pukul 16.00 WIB

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumadja melalui Kapolsek Bangkinang Barat IPTU Rian Onel mengatakan bahwa satu korban seorang anak perempuan yang masih berusia 4 tahun.

"Korban bersama 4 orang lainnya mengalami musibah, karena sampan yang digunakan terbalik sehingga korban hanyut dan tenggelam. Sampai malam ini (Kamis) korban belum berhasil ditemukan," ungkap Kapolsek.

Awalnya kejadian ini, Zulfahmi (38) warga Desa Sipungguk yang tinggal di Desa Tarai Bangun bersama Sarkani (18) Balqis (12), Fairel (5), dan Naurel (4) anak dari Zulfahmi, sekira pukul 14.30 Wib Korban bersama orang tuanya dan 4 orang lainya ingin pergi ke kebunnya yang berada di seberang Sungai Gelombang, menggunakan sampan miliknya. (das)

Penulis
: Mirdas Aditya
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)