Pantauan Selasa (28/1/2020), di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, tampak petugas Diskes, Puskesmas, dan tim dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Selatpanjang melakukan pemeriksaan terhadap penumpang Kapal Ferry MV Elugco yang baru tiba dari Batu Pahat. Sebelum turun, penumpang dicek menggunakan
Thermal Scanner (alat pendeteksi suhu tubuh)
dibagian dahi kepalanya.
Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Muhammad Fahri menyebutkan hasil pemeriksaan suhu tubuh sebanyak 100 penumpang yang datang dari Malaysia masih tetap dalam keadaan normal. Tidak ada penumpang yang suhu tubuhnya diatas 38 derajat, setelah dicek menggunakan
Thermal Scanner.
"Kondisi tubuh penumpang normal dan aman. Meski hasilnya negatif, kita (Diskes) akan tetap terus bekerjasama dengan KKP untuk mengantisipasi kasus virus corona dipintu masuk pelabuhan," ujarnya.
Muhammad Fahri juga mengatakan, sudah dibentuk tim untuk melakukan penanganan serius terhadap kasus
virus corona. Tim ini nantinya akan menangani jika seandainya ditemukan penumpang yang terinfeksi virus tersebut. Tim meliputi dari Diskes, KKP, Puskesmas, dan pihak rumah sakit.
"Dari tim itu kita telah menyiapkan beberapa alat pelindung diri (APD) untuk melakukan penanganan jika ada hal yang mencurigakan dari kasus itu. Sehingga nantinya tidak terjadi kecolongan dan petugas tidak tertular," terangnya.
Dengan begitu, dia mengimbau kepada seluruh masyarakat Meranti supaya jangan terlalu panik dengan adanya virus corona. Intinya, yang terpenting adalah tingkatkan kewaspadaan dan rutin menjaga kebersihan diri.
"Jaga kebersihan dengan mencuci tangan dengan sabun, sehingga virus tersebut tidak menempel ditubuh kita. Karena tangan merupakan bagian tubuh manusia yang mudah menularkan penyakit saat bersentuhan dengan yang lainnya. Selain itu, gunakan masker saat hendak bepergian, memakan makanan yang bernutrisi, dan istirahat yang cukup," jelas Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit itu.(mad)