Video Viral, Pria Kulit Hitam Tewas Usai Dicekik Petugas di AS

559 view
Video Viral, Pria Kulit Hitam Tewas Usai Dicekik Petugas di AS
Ilustrasi (Foto: Int)

DATARIAU.COM - Video menunjukkan seorang remaja kulit hitam pingsan setelah dicekik oleh petugas pusat kenakalan remaja di Amerika Serikat menjadi viral dan memicu kemarahan warga.

Remaja bernama Cornelius Fredericks (16) itu meninggal dua hari setelah kejadian.

Peristiwa tersebut terjadi pada akhir April di Lakeside Academy, pusat penanganan remaja, di Kalamazoo, Michigan. Dia dibekuk ke lantai lalu dicekik karena melempar roti ke anak orang lain di kantin. Fredericks meninggal pada 1 Mei.

Dalam video yang terekam CCTV, Fredericks melempar roti lalu dibanting ke lantai oleh beberapa pria yang kemudian menguncinya. Setelah 10 menit, Fredericks pingsan sehingga diberikan napas buatan sebelum tim medis tiba.

Kasus ini mengingatkan pada kematian George Floyd, pria kulit hitam yang tewas setelah dibekuk dengan cara dicekik oleh polisi di Minneapolis. Peristiwa tersebut memicu gelombang demonstrasi antirasial besar tak hanya di AS, tapi di seluruh dunia.

Pengacara keluarga Fredericks, Geoffrey Fieger, mengatakan, video mengerikan tersebut mengungkap budaya ketakutan dan pelecehan di Lakeside Academy.

?Dia dieksekusi pada 29 April karena kejahatan melempar roti," kata Fieger, dikutip dari AFP, Kamis (9/7/2020).

Tujuh staf yang membekuknya, lanjut dia, menyebabkan Fredericks kehabisan oksigen hingga menyebabkan kerusakan otak.

Setelah kejadian itu, dua instruktur dan seorang perawat didakwa melakukan pembunuhan berencana dan pelecehan terhadap anak.

Pada Juni, Fieger mengajukan gugatan perdata terhadap staf yang terlibat serta perusahaan swasta yang mengoperasikan fasilitas remaja Lakeside, Sequel Youth and Family Services. Fasilitas tersebut diketahui bekerja sama dengan Pemerintah Negara Bagian Michigan.

"Teriakan Cornelius bahwa 'Saya tidak bisa bernapas' tidak cukup untuk membuat staf menghentikan pengekangan yang berlebihan," kata Fieger, dalam gugatan.

Fieger mengatakan perusahaan mengajukan damai dengan memberikan kompensasi kurang dari 1 juta AS bagi keluarga.

Gubernur Michigan Gretchen Whitmer mengecam kasus ini dan menyebut perlakuan terhadap Fredericks tidak masuk akal. Whitmer lalu mengumumkan penghentian semua kontrak dengan Sequel Youth and Family Services.(*)

Editor
: Redaksi
Sumber
: https://www.inews.id/news/internasional/viral-remaja-kulit-hitam-di-as-meninggal-setelah-dicekik-petugas
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)