Tragis, Seorang Tukang Mebel Diproyek Swalayan BKM Bagan Batu Tewas Terjepit Lift

Datariau.com
1.328 view
Tragis, Seorang Tukang Mebel  Diproyek Swalayan BKM Bagan Batu Tewas Terjepit Lift
Jenazah Agung Prasetyo ( 35) saat berada di Rumah Sakit Indah.

BAGANBATU, datariau.com -  Tragis, Seorang tukang mebel diproyek swalayan BKM Baganbatu, Kecamatan Bagan Sinembah, Agung Prastyo (35) warga Mojokerto Jawa Timur  tewas seketika setelah terjepit lift pengangkut barang, Jum'at (01/11/2019).


Informasi yang berhasil di rangkum datariau.com dilokasi kejadian dan Polsek Bagan Sinembah menerangkan, kejadian tersebut terjadi pada Jumat 01 November 2019 sekira pukul 16:00 Wib, dimana saat itu Korban bersama saksi  Supriyadi  dan Herman alias Ayong  sedang bekerja di bagian Lift barang yang mengangkat barang dilantai dua.


Dan pada saat itu kedua saksi sedang berada di Lift barang tersebut untuk naik ke lantai 3 dan kemudian tanpa berkata apa-apa korban melompat masuk ke dalam Lift, (dengan maksud bermain-main/bercanda).


Dan Ketika itu saksi Ayong sempat bertanya kepada korban dengan mengatakan, "ngapain bang? Kami mau ke lantai tiga" namun korban hanya senyum-senyum saja, setelah berada di dalam lift dan ketika lift bergerak korban tiba-tiba  kembali melompat untuk keluar dari lift melalui celah antara lantai lift yang bergerak ke atas dengan lantai bangunan atas, namun pada saat melompat ternyata korban tidak dapat keluar dengan mulus dan tersangkut pada celah antara lantai lift dengan lantai bangunan tersebut sehinga korban terjepit.


Melihat hal tersebut saksi segera menghentikan Lift dan saksi-saksi lainnya langsung berupaya mengeluarkan tubuh korban, dan kemudian korban dilarikan kerumah sakit Indah namun ketika sampai di rumah sakit Indah korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

Menindak lanjuti kejadian tersebut, Kapolsek Bagan Sinembah Kompol H Asmar  memerintahkan Personil Polsek Bagan Sinembah untuk turun ke lokasi kejadian guna melakukan olah TKP awal, mencatat saksi-saksi, pulbaket,  dan kemudian juga memerintahkan untuk menghubungi orang tua korban melalui handphone. 


Dan menyampaikan kejadian tersebut dan hasil pembicaraan dengan orangtua korban menyatakan bahwa pihak  keluarga telah mengetahui kejadian tersebut dan telah mengetahui pula kronologis atau penyebab korban meninggal dunia dari saksi dan teman-teman korban.


Kapolsek Bagan Sinembah Kompol H Asmar menjelaskan bahwa orang tua korban menolak untuk dilakukan otopsi dan tidak berniat membuat laporan ke polisi, 


"Orang tua korban dan Keluarga menyatakan menolak dilakukan otopsi dan keluarga belum ada Niat untuk membuat Laporan Polisi," kata H Asmar.


Dan kemudian, tambah Kapolsek, usai dilakukan visum dan dimandikan  korban/jenazah pada malam itu langsung dibawa ke Pekanbaru untuk diberangkatkan ke Mojokerto Prov. (Jawa Timur) dengan menggunakan Pesawat terbang Lion Air.


"Malam itu juga, korban langsung diberangkatkan ke Jawa Timur," pungkas Kapolsek. (sel)

Penulis
: Sella
Editor
: Samsul
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)