SIAK, datariau.com - Partiyem (55), salah seorang warga Kampung Sialang Sakti Kecamatan Dayun Kabupaten Siak, Riau tak menyangka rumahnya disambangi oleh Camat Dayun Novendra Kasmara bersama Penghulu Kampung Sialang Sakti Kecamatan Dayun.
Dipimpin langsung oleh Camat Dayun Novendra Kasmara beserta rombongan mendatangi untuk memberikan Bantuan Langsung Tunai Dana Kampung (BLT DK) sejak lama dinanti nanti oleh keluarga tidak mampu di wilayah itu semenjak pandemi Covid-19 mewabah di Kabupaten Siak.
"Mari silahkan masuk," kata Partiyem (55) menyambut kedatangan para rombongan Pemerintahan Kecamatan Dayun Kabupaten Siak pada Senin (11/5/2020) waktu setempat kemaren.
Saat ini ibu Partiyem berusia 55 tahun tersebut menderita tumor di bagian wajah tepat dekat hidung sejak 9 tahun silam dan sambil duduk menyambut kedatangan rombongan Camat Dayun, Penghulu Sialang Sakti beserta rombongan lainya.
Rombongan Camat Dayun Novendra Kasmara beserta rombongan pun menyapa wanita yang mengenakan masker itu, sembari bertanya apa sakit yang dideritanya sekaligus menyampaikan maksud dan tujuannya mendatangi rumah warga dari pintu ke pintu hari itu.
"Ini penyerahan BLT Dana Kampung perdana di Kabupaten Siak. Kita telah meminta petunjuk dari Bapak Bupati sebelum menyalurkannya. Dan pada dasarnya beliau setuju, dan polanya juga kita sampaikan," jelas mantan Camat Sei Mandau tersebut.
Mengenai polanya bagaimana, Camat Dayun itu menjelaskan disesuaiakan dengan yang namanya yaitu, Bantuan Langsung Tunai (BLT). Sedangkan untuk alasan lainnya, mayoritas penerima BLT-DK ini orang yang sudah tua dan susah sehingga sulit untuk membuka buku tabungan (rekening) baru di bank.
Setelah menyerahkan BLT DK kepada Partiyem, rombongan Camat Dayun, penghulu beserta pendamping desa Kementerian Sosial yang turun saat itu juga pamit diri dan melanjutkan penyerahan BLT DK hari itu kepada warga lain yang berhak menerimanya.
Untuk selanjutnya rombongan juga mendatangi salah satu rumah yang masih berdindingkan papan. Wanita itu bernama Kastini (43), dengan kehidupan sehari harinya membuat kerajinan anyaman dari lidi pelepah sawit yang telah dikeringkan.
Rombongan pun banyak melihat lidi yang sedang terjemur rapi di perkarangan rumah wanita tersebut. "Kami sangat berterimakasih atas bantuan ini. Saat sulit sekarang ini, kami memang butuh perhatian dari pemerintah. Alhamdulillah, kami dapat BLT dari dana kampung. Bahkan diantar langsung ke rumah," ujar Kastini
Tidak berhenti disitu saja, setelah menyambangi rumah Kastini tadi, Camat Novendra Kasmara dan Penghulu Sialang Sakti Iswanto Muhammad Alim beserta rombongan melanjutkan mendatangi rumah warga lainnya juga telah memasuki usia senja.
Iya, namanya Misnanti (75) yang tinggal seorang diri di rumah yang dibangun oleh warga sekitar secara swadaya kala itu untuk Misnanti berteduh dari terik matahari dan hujan.
Dimana wanita tua bertubuh mungil itu tidak pasih dalam berbahasa Indonesia. Sehingga saat diajak berbicara (ngobrol) oleh Camat, dia menjawab dengan bahasa jawa tulen. Dan Misnanti ini sangat dikenal akrab dengan warga setempat.
"Keseharian ibuk ini berjualan keliling, karena sekarang puasa dan Covid-19, dia jadi tidak berjualan lagi. Makanya kami Babinsa dan Babinkamtibmas mengusulkan namanya kepada Penghulu untuk masuk dalam daftar penerima BLT ini," kata Babinsa di daerah setempat itu.
Kemudian Misnanti menceritakan kehidupan sehari harinya kepada Camat Dayun Novendra Kasmara. Bagaimana dia dapat hidup sendiri dari rumah yang dibangun oleh warga setempat.
Beberapa orang anaknya pun sudah berkeluarga, dan tinggal di Kecamatan Tualang Perawang dan di Kecamatan Lubuk Dalam. Namun, karena kecintaannya dengan kampung ini, dia pun tidak ingin pindah serta ikut dengan anak anaknya.
"Beberapa warga yang mendapat BLT DK tadi benar benar tepat sasaran. Artinya penghulu benar benar telah melakukan pendataan yang benar sesuai dengan kondisi warganya," jelas Novendra Kasmara.
Selain itu juga, kata Novendra lagi menceritakan sebelumnya ada warga yang sakit tumor bertahun tahun, juga ada yang janda serta ada yang sudah tua hidup seorang diri dan buruh panen yang sudah tua.
Dijelaskan Novendra, untuk penerima BLT Dana Kampung (BLT DK) se-Kecamatan Dayun itu berjumlah 818 kepala keluarga. Diantaranya kampung Sialang Sakti 24 KK, Suka Mulya 39 KK, Banjar Seminai 39 KK, Teluk Merbau 60 KK, Merangkai 62 KK, Lubuk Tilan 108 KK, Brumbung Baru 54 KK, Pangkalan Makmur 94 KK, Buana Makmur 45 KK, Sawit Permai 102 KK dan Dayun 191 KK.
"Semoga BLT ini dapat meringankan beban masyarakat yang ada di Sialang Sakti dalam memenuhi kebutuhan sehari harinya," pungkasnya.(Eman)