Pabrik PT ATM di Maredan Siak Bangun Tangki CPO 2.000 Liter Belum Ada Izin

datariau.com
2.449 view
Pabrik PT ATM di Maredan Siak Bangun Tangki CPO 2.000 Liter Belum Ada Izin
Foto: Riauterkini.com

SIAK, datariau.com - Pabrik Kelapa Sawit PT Anugerah Tani Makmur (ATM) Maredan, Kecamatan Tualang, diduga mendirikan Tangki Crude Palm Oil (CPO) secara ilegal atau tidak berizin.

Menurut Humas perusahaan tersebut, Arfan, bahwa saat ini pihaknya tengah menyiapkan dokumen-dokumen untuk pengurusan izin. "Kita masih menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk mengurus tangki CPO tersebut," ujar Arpan, Rabu (19/12/2018), dikutip riauterkini.com.

Ia mengatakan bahwa tangki CPO yang dibangun tersebut berkapasitas 1.500 liter hingga 2.000 liter.

Baca juga: PT ATM Maredan Diduga Kangkagi PP Nomor 37 Tahun 2012 Tentang DAS, Warga: Dulu Dimanfaatkan Tempat Mandi, Airnya Jernih..

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Siak Heriyanto, membenarkan adanya pendirian tangki CPO milik PT ATM yang belum berizin.

"Kita sarankan agar pihak perusahaan segera mengurus izin Tangki CPO tersebut. Dan apabila saat ini tengah dikerjakan agar dihentikan sementara," terang Heriyanto.

Selain itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Pemukiman (PU Tarukim) Siak, Irving Kahar Arifin didampingi stafnya di Bidang Tataruang Eka, mengatakan belum bisa memastikan mengeluarkan rekomendasi untuk tangki CPO tersebut.

"Mungkin tangki tersebut IMB-nya ingklut dengan pengajuan sebelumnya, dan baru saat ini dibangun. Tetapi, kita akan cek kembali pelaksanaan atas rekomendasi yang diberikan," terang Irving.

Baca juga: Humas PT ATM Maredan Tantang Awak Media Perihal Pemberitaan

Selain itu PKS PT ATM diketahui juga belum memiliki izin atas kolam limbah domestik, hal itu dibenarkan Arfan Humas perusahaan tersebut. "Ya,makanya kita akan mengajukan sekaligus dengan izin tangki CPO dan lainnya," tambah Arfan. (*)

Editor
: Redaksi
Sumber
: Riauterkini.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)