Lazismu Pekanbaru Gelar Pelatihan Qurban yang ASUH

datariau.com
861 view
Lazismu Pekanbaru Gelar Pelatihan Qurban yang ASUH
Gambar: ist
Suasana sosialisasi.

EKANBARU, datariau.com - Lazismu Pekanbaru bekerja sama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau mengadakan palatihan qurban yang bertemakan ASUH (Aman, Sehat, Utuh, Halal) dan syar'i , Selasa (7/8/2018) pukul 09.00 WIB di Plaza Ternak, Jalan Hangtuah Ujung, Kelurahan Sail, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau drh Askardiya R Patrianov MP mengatakan, pelatihan qurban ini sangat baik dan akan menjadi wawasan bagi masyarakat untuk mengetahui bagaimana melaksanakan qurban dengan baik dan sesuai dengan syari'at Islam, karena menurutnya untuk melaksanakan qurban ada tiga syarat yang harus dipenuhi baik secara teknis apakah hewan tersebut sehat atau tidak dan memiliki silsilah yang jela.

Kemudian ia berharap kedepannya Lazismu Pekanbaru bisa bekerja sama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau untuk menjadi provider untuk ternak qurban yang berkualitas.

Sementara itu Kepala Bidang Kesehatan dan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, Nurul Ain mengatakan, pelatihan ini adalah tahun kedua Lazismu Pekanbaru dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau melaksanakannya.

"Kegiatan ini adalah tahun kedua kerja sama kami dengan Lazismu Pekanbaru dalam mengadakan seminar pelatihan tentang pelaksanaan hewan qurban, kami sangat senang dengan kerja sama ini kami juga merasa terbantu dengan adanya kerja sama ini sehingga informasi atau pelaksanaan qurban yang baik bisa diketahui oleh masyarakat dan harapan kami pelaksanaan ini bisa di tingkatkan lagi, kalau bisa kedepanya tidak hanya di seminar tetapi juga dalam pelaksanaannya," jelasnya.

Harisiyanto SE selaku Badan Pengurus Lazismu Pekanbaru mengatakan, pelatihan ini dilaksanakan agar masyarakat mengetahui teknik penyelenggaraan qurban, karena penyelenggaraan qurban tidak hanya dilihat dari sisi syariahnya saja, tapi juga ada unsur administrasinya dan juga unsur kesehatanya.

"Selama ini banyak masyarakat yang tidak mengetahui dua unsur tersebut sehingga dari sisi administrasi kita harus mengetahui asal usul hewan ternak, kondisi ternak, ternaknya berpenyakit atau tidak dan sehat atau tidak," pungkasnya.

Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)