Kondisi Taman Labuai di samping kawasan Purna MTQ Kota Pekanbaru, Jalan Sudirman, kini tampak memprihatinkan. Selain tak terawat, kawasan yang pernah dibangun dan menghabiskan dana miliaran rupiah anggaran pendapatan pelanja daerah (APBD) Kota Pekanbaru kini tampak tidak ada aktivitas para pedagang di kawasan taman tersebut, Selasa sore (23/10/2018).
Penjual di sekitar taman Lubis mengatakan, Taman Labuai kini tidak digunakan sebagai tempat wisata dan sekarang taman dilabuai sudah dialih fungsikan kembali sebagai jalanan umum.
Lubis menambahkan, selama beberapa tahun terakhir tempat ini sudah tidak dijumpai para pedagang yang menjual aneka makanan, sebab tidak ada pengunjung yang datang di taman ini.
"Selama 9 tahun saya tinggal di tempat ini, sekarang tempat ini sudah jarang dijumpai para pedangang dan pembeli, karena Pemerintah Kota (Pemko) sudah mencabut izin pengelola tempat area wisata," ungkapnya.
Selain itu, Lubis juga mengatakan Taman Labuai kini menjadi tempat rawan pencurian dimana kursi para pedagang yang tinggal disana sering dicuri oleh para perampok. Kondisi taman juga tampak gelap di malam hari, karena pihak pengelola tidak membayar tagihan listrik sehingga pihak PLN memutuskan arus listrik di tempat ini.
"Tempat ini semenjak tidak menjadi area wisata lagi, jadi rawan pencurian, dimana selama kami tinggal disini kursi kami yang diletakkan diluar sering hilang," ungkapnya.
Salah satu pengunjung taman Ridwan mengatakan, Taman Labuai merupakan icon wisata yang menarik untuk Kota Pekanbaru. Sebelumnya, Tempat ini merupakan tempat wisata kuliner yang ramai dikunjungi masyarakat di Pekanbaru.
"Taman Labuai ini sebelumnya tempat tongkrongan yang ramai dikunjungi, khususnya kalangan pemuda-pemudi yang sering berkunjung di sini," ujarnya.
Ridwan mengaku kecewa setelah melihat kondisi Taman Labui yang saat ini tidak terawat. Ia juga berharap, Pemerintah mau memperhatikan kondisi taman dan melanjutkan mengelola taman tersebut. Sehingga dapat menyaingi Malioboro yang ada di Yogjakarta.
Pengunjung lain Adrial juga berharap, semoga Pemerintah mau mengelola dan menghidupkan kembali taman yang sudah menjadi menjadi tempat favorit bagi para pengunjung.
"Semoga Pemerintah selanjutnya dapat mengelola kembali dan mengaktifkan kembali tempat yang sangat menarik ini, apalagi tempat ini terletak di Pusat Kota Pekanbaru dan taman ini juga sudah dikenal oleh penduduk Kota Pekanbaru. Dan semoga Pemerintah segera mau mengaktifkan kembali tempat yang sebelumnya digadang-gadangkan akan menjadi tempat wisata kuliner yang ada di Pekanbaru," harapnya.