GPS Bus Macet, SPG Cantik Penumpang TMP Jadi Was-was

Datariau.com
2.120 view
GPS Bus Macet, SPG Cantik Penumpang TMP Jadi Was-was

PEKANBARU, datariau.com - Plt Kepala Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kota Pekanbaru Firmansyah Eka Putra, saat memandu rapat bersama BRI, Kamis (21/6/2018), sempat memamerkan kebolehan perangkat teknologi informasi yang dimuat dalam layar lebar yang disebut Pekanbaru Command Center.

Namun sayang, ketika saat diperlihatkan kepada forum rapat tentang salah satu fungsi perangkat aplikasi untuk memantau suasana di dalam bus TMP, Firmansyah Eka Putra atau Eka yang begitu ia akrab disapa, tak bisa menunjukkan pemandangan situasi dan kondisi terkini dari dalam bus TMP termasuk pemandangan depan dan belakang kendaraan tersebut.

"Mohon maaf semuanya, kita tidak bisa menampilkan pantauan kondisi terkini dari suasana bus TMP karena tidak berfungsinya GPS dengan baik. Mungkin karena ada semacam pulsa yang belum dibayar. Nah kami disini berharap masalah ini dapat ditanggulangi apakah nantinya Dishub yang akan membayarnya atau dilimpahkan ke kami di Dinas Kominfo," ujar Eka saat mempresentasikan perangkat Command Center yang juga dihadiri Sekretaris Kota Pekanbaru HM Noer MBS.

Di tempat berbeda, disaat tim investigasi datariau.com melakukan uji publik terhadap khalayak ramai yang hari-harinya sering menggunakan tranportasi massal tersebut, banyak yang berkomentar dan mengkhawatirkan jika fungsi GPS tersebut sangat dibutuhkan untuk memantau aktivitas yang terjadi di dalam maupun di luar bus.

Seperti yang dialami Shinta (bukan nama sebenarnya) salah seorang Sales Promotion Girl (SPG) yang kesehariannya kerap menggunakan bus TMP sebagai akses transportasinya menuju tempat kerja.

"Sayanya sih khawatir aja, kalau GPS yang memantau situasi bus ini tak bisa difungsikan. Maksudnya itu kan untuk pengawasan kitanya yang ada di dalam bus kan mas. Jadi kalau ada yang berniat jahat, mungkin dianya bisa berpikir dua kali melakukannya," ujar Shinta.

Kriminal yang dimaksudkan Shinta, seperti aksi kejahatan yang dilakukan di jalanan, apalagi korbannya sering dialami kaum wanita yang menjadi target pelaku kejahatan metropolitan di beberapa kota-kota besar.

"Pelecehan seksual misalnya, nah kemaren ada tuh saya baca berita di Jakarta ada orang otak mesum yang kerjanya suka memfoto-foto wanita cantik yang sedang naik kereta, nah itu dia ditangkap mas. Ya salah satunya kan berkat ada CCTV dan GPS-nya mas. Nah Pekanbaru harus seperti itu. Belum lagi nanti copet, atau ada teroris yang bawa bom ke bus TMP, kan melalui perangkat itu bisa jadi bukti nantinya mas, jadi menurut saya pemerintah jangan anggap sepele masalah GPS untuk CCTV di bus TMP ini," curhat Shinta menceritakan.

Penulis
: Kurniawan
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)