Dugaan Manipulasi Data Pasangan Nikah Siri, Polres Inhu Diminta Usut Tuntas Aktor Utamanya

datariau.com
1.768 view
Dugaan Manipulasi Data Pasangan Nikah Siri, Polres Inhu Diminta Usut Tuntas Aktor Utamanya
Heri
Kuasa Hukum II W, Nandra Saputra SH.

RENGAT, datariau.com - Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hulu (Inhu) gandeng Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Inhu dalam penyelidikan suami istri yang nikah siri.

Hal itu sesuai tindak lanjut surat keterangan suami istri Nomor : 474.2/TM-Kesra/114 dan surat keterangan pindah Nomor: 475/TM-PEM/113 atas nama mantan manager PT Indeca inisial TH dan seorang guru SDN 017 Candi Rejo inisial HW.

Dalam surat keterangan suami istri tersebut, disebutkan bahwa mantan manager PT Indeca dan guru SDN 017 Candi Rejo berstatus suami istri. Sementara guru inisial HW itu masih istri sah suaminya inisial W, sedangkan sidang keputusan baru digelar pengadilan agama Rengat pada tanggal 17 Mei 2016 kemarin.

"Dalam kasus pernikahan siri yang terjadi ini, diduga ada pemalsuan atau manipulasi data yang saat ini sedang ditangani oleh pihak Polres Inhu. Dan pada hari Jumat (13/5) lalu pihak Polres Inhu sudah melakukan pemeriksaan beberapa saksi terkait dugaan surat keterangan suami istri dan surat keterangan pindah diduga palsu itu," sebut Kuasa Hukum W, Asep Rukiyat SAg SH MH melalui Kuasa Hukum II Nanda Saputra SH, Sabtu (28/5/2016).

Dijeaskannya, bahwa pada hari Jumat (27/5) kemarin pihak Polres Inhu gandeng Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Inhu untuk memastikan dugaan pemalsuan surat keterangan suami istri dan surat keterangan pindah tersebut.

"Kita berharap pihak penyidik Polres Inhu untuk lebih mendalami penyidikan, karena kita berkeyakinan keluarnya surat keterangan suami istri dan surat pindah palsu tidak hanya melibatkan 1 atau 3 orang. Kita miliki keyakinan bahwa manipulasi data tersebut melibatkan orang banyak dan ada aktor utamanya," tutup Nanda Saputra SH.

Penulis
: Heri
Editor
: Ummu SH
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)