Ditemukan Klaster Baru Covid-19 di Rohil, Pondok Al-Quran Al-Majidiyah Kembalikan Santri dan Santriwati ke Orang Tua

Datariau.com
971 view
Ditemukan Klaster Baru Covid-19 di Rohil, Pondok Al-Quran Al-Majidiyah Kembalikan Santri dan Santriwati ke Orang Tua

BAGAN BATU, datariau.com - Menyikapi Surat Edaran dari Kakan Kemenag Kabupaten Rokan Hilir agar seluruh santri dan santriwati dikembalikan kepada orang tuanya disebabkan ditemukan klaster baru disalah satu Ponpes di Kabupaten Rokan Hilir, Pondok Al-Quran Al-Majidiyah Kepenghuluan Bagan Batu Kecamatan Bagan langsung mematuhi surat edaran tersebut seluruh santri mulai hari ini dipulangkan, Kamis (23/07/2020).


Hal tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepatuhan kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui surat edaran dari Depertemen Kementrian Agama Nomor: B.1107/Kk.04.08/07/2020 tertanggal 21 Juli 2020 tentang SKB 3 Menteri tentang panduan penyelengara TA. 2020/2021 pada masa pandemi Covid-19 juga Surat Edaran Bupati Rokan Hilir dengan Nomor: 420/DISDIKBUD/2020/1156 tangal 15 Juli 2020 tentang proses pembelajaran tatap muka di zona hijau.


HM Hendra Gunawan SH menyampaikan, kendati pada saat ini pondok pesantren Al-Majidiyah telah mempersiapkan Protokol Kesehatan saat memasuki tahun ajaran baru tetapi dikarenakan adanya surat edaran tersebut pihak Yayasan Ponpes Al-majidiyah menyatakan mematuhi keputusan Bupati Rokan Hilir yang meniadakan pembelajaran tatap muka diponpes serta memulangkan seluruh santri kepada orang tuanya.


"Sesuai surat edaran yang kami terima saat ini tidak diperbolehkan ada proses belajar tatap muka dan harus kembalikan seluruh santri kepada orang tuanya untuk ponpes yang ada di Rokan Hilir, maka kami sebagai tempat menimbah ilmu wajib mematuhi surat edaran tersebut dengan segala kebijakan yang sudah ditentukan," ucapnya.


Disebutkan Ketua Yayasan Ponpes Al Majidiyah yang akrab disapa H Iwan menjelaskan, saat ini perlu untuk diketahui upaya promotif, preventif di lingkungan pondok pesantren dan sekitarnya sesuai protokol kesehatan sebagai persiapan proses pencegahan penyebaran Covid-19 telah dilakukan pondok.


"Segala upaya terkait Protokol Kesehatan telah kita terapkan guna mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di lingkungan Ponpes Al-Majidiyah disaat proses belajar mengajar," jelas H Iwan saat laksanakan persiapan terkait disaat masa pandemi virus Corona.


Sementara itu, Yayasan Nurul Ilmi Pondok Pesantren Zaid Bin Tsabit, yang berdiri di Kampung Harapan Kelurahan Bagan Sinembah Kota Kecamatan Bagan Sinembah Raya mulai hari ini juga  Kembalikan Santri dan Santriwatinya kepada otang tua masing masing seiring telah dikeluarkan Surat Edaran dari Kakan Kemenag dan Bupati Rokan Hilir.


Prihal tersebut disampaikan oleh Ketua Yayasan Nurul Ilmi, Ponpes Zait bin Tsabit, Eddy Susanto SH MKn, Sebagai Pusat pendidikan agama islam harus mematuhi segala peraturan dan kebijakan yang diambil oleh Pemimpin.


"Terkait kebijakan yang di ambil oleh Pemerintah saat ini kita anggap sebagai upaya penyelamatan serta sebagai gerbangnya pusat pendidikan Islam di Kecamatan Bagan Sinembah Raya kami harus patuhi peraturan tersebut dengan kita buktikan mulai hari ini seluruh santri dan santriwati kita pulangkan kepada orang tuanya," jelas Eddy Susanto kepada awak media.


Tetapi dalam kesempatan ini Eddy Susanto SH MKn juga meminta kepada Kakan Kemenag dalam hal ini juga Buapti Rokan Hilir untuk dapat memperhatikan nasib para tenaga pengajar yang saat ini berada di pondok setelah aktivitas belajar mengajar secara tatap muka di tiadakan untuk sementara waktu yang cukup panjang.


"Jelas sangat berdampak terhadap tenaga pengajar yang tinggal dipondok terlebih mereka dalam kehidupan sehari hari hanya mengandalkan pendapatan dari sebagai tenaga pengajar, sementara proses belajar saat ini ditiadakan jadi hal ini yang harus diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir," ujarnya.


Sebagai Ketua Yayasan Eddy Susanto berharap kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, dalam hal ini Bupati untuk dapat mencarikan Solusi agar persoalan para tenaga pengajar seluruh Ponpes yang ada di Kabupaten Rokan Hilir dapat di akomodir sehinga tidak menjadi persoalan baru tentang kemanusian.


"Pasti jika hal ini tidak disikapi secara bijaksana akan muncul persoalan baru secara kemanusian tetapi saya yakin Bupati Rohil akan mempertimbangkan permohonan ini dan terkait hal ini dapat," tutupnya. (Man)

Penulis
: Iman
Editor
: Samsul
Sumber
: Datariau.com
Tag:Rohil
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)