RENGAT, datariau.com - Dari 178 Desa di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Desa Lambang Sari V Kecamatan Lirik pantas dicontoh bagi desa lainnya yang ada di Inhu.
Sebab, dari catatan, desa ini sangat membantu program Pemkab Inhu dalam Program Kota Layak Anak. Dimana, Desa Lambang Sari V Lirik begitu perhatian dengan kondisi anak-anak, dengan menggelar berbagai kegiatan untuk anak-anak.
Seperti hari ini, Ahad (22/5/2016) bertempat di halaman kantor Desa Lambang Sari V Lirik, sejak pukul 08.00 Wib telah dilaksanakan berbagai kegiatan dalam mendukung program Kota Layak Anak yang dipandu oleh lembaga Kali Maya Pekanbaru dan Karang Taruna Desa Lambang Sari V Lirik.
Ketua Pelaksana Program Kota Layak Anak Desa Lambang Sari V lirik, Agi Suryono mengatakan, kegiatan ini diikuti sebanyak 693 anak-anak asal dari Desa Lambang Sari V Lirik, diantaranya, PAUD 20, TK 66, SD 115, SMP 104, SMA 294, D1 7, D3 23 dan D4/SI 64.
"Kegiatan ini bertujuan membangun semangat dan motivasi remaja serta masyarakat desa untuk lebih maju, dan juga mencegah terjadinya asusila anak-anak dibawah umur yang mana saat ini sedang marak-maraknya terjadi di Inhu. Kegiatan ini juga kita libatkan orang tua untuk membantu dan mendukung suksesnya program kota layak anak ini," ujar Agi di sela-sela acara.
Selain itu, pihaknya juga menghimbau warga kecamatan Lirik khususnya Desa Lambang Sari V Lirik, demi tercapainya kota layak anak di Kecamatan Lirik, maka diharapkan orang tua yang miliki anak untuk melakukan giat mengaji, baik di rumah ataupun di tempat ibadah.
"Seperti di Masjid, Mushalla atau Surau. Selain itu juga kita mohon kepada orang tua yang masih miliki anak untuk tidak menyalakan televisi dari pukul 19.00 Wib sampai pukul 21.00 Wib. Semua ini demi kesuksesan Desa Lambang Sari V Lirik sebagai Kota Layak Anak di tingkat kecamatan sampai tingkat provinsi," pintanya.
Sementara itu, Kepala Desa Lambang Sari V Lirik, Ujang Sukanda, menyatakan sikap siap mendukung program yang dilaksanakan oleh Karang Taruna Desa Lambang Sari V Lirik.
"Saya selaku Kades sangat mendukung sekali kegiatan yang positif ini, dengan adanya kegiatan ini tentunya dapat mencegah terjadi hal-hal yang melanggar agama, pemerintah dan Negara. Apalagi beberapa bulan terakhir ini banyak kita dengar perbuatan asusila yang tidak layak terjadi pada anak-anak kita," sebutnya.
Semoga dengan adanya kegiatan ini anak-anak, kata Kades, dapat terhindar dari perlaku maupun perbuatan yang tidak pantas tersebut. Rencana kegiatan ini akan dilaksanakan sebulan sekali dengan berbagai ragam kegiatan yang tidak membosankan buat anak-anak.
"Dengan adanya kegiatan seperti ini, saya yakin anak-anak tidak akan ada miliki pemikiran yang lain-lain, sebagaimana yang ditakutkan oleh orang tua dan kelurganya," ungkapnya.
Sementara perwakilan dari Kali Maya Pekanbaru, Awan Heryadi Karta mengatakan, kegiatan seperti ini seharusnya juga dilakukan di sekolah, agar anak tidak bosan menghadipi pelajaran, karena kegiatan dapat motivasi semangat dalam jiwa anak, dan kegiatan ini juga dapat mencegah perbuatan yang melanggar norma-norma agama.
"Untuk seluruh Provinsi Riau dalam program Kota Layak Anak sudah seluruh kabupaten yang ada di Riau, namun yang banyak kita kunjungi atau diundang oleh Kabupaten Inhu dan kabupaten Inhil. Kalau untuk di Inhu kegiatan program kota layak anak, banyak yang kita kunjungi atau diundang oleh kecamatan Lirik," bebernya.
Demi tercipanya kota layak anak ini, pihaknya berharap setiap Desa/Kelurahan dapat melakukan hal yang sama seperti Desa Lambang Sari V Lirik. Karena kegiatan ini dinilai positif buat anak-anak.
Hendri, ketua Karang Taruna Desa Lambang Sari V Lirik mengatakan, kegiatan Kota Layak Anak ini juga diikuti oleh anggota Karang Taruna. "Selain melaksanakan kegiatan ini, kita juga melakukan pemantauan terhadap anak-anak yang ada di Desa Lambang Sari V Lirik," pungkasnya.
Penulis: Heri
Editor: Riki
Sumber: Datariau.com