Bisnis Cucian di Pekanbaru Berujung Berdarah, Bos Bacok Anak Buah Karena Merasa Rugi

datariau.com
1.613 view
Bisnis Cucian di Pekanbaru Berujung Berdarah, Bos Bacok Anak Buah Karena Merasa Rugi
Ilustrasi (Foto: Internet)

PEKANBARU, datariau.com - Anwir Yamadi (58) nyaris saja kehilangan nyawa karena dibacok menggunakan parang oleh temannya sendiri, H Menok (83) di Jalan Kulim, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Senapelan, Senin (24/12/2018) siang. Pemicunya, pelaku merasa tidak senang dengan korban karena korban telah merekrut sejumlah orang untuk bekerja di tempat cucian yang justru membuat pelaku merugi.

Akibat kejadian itu, korban harus dilarikan ke rumah sakit Santa Maria karena mengalami luka bacok cukup parah yang membuatnya bermandikan darah. Sementara pelaku sendiri berhasil diamankan oleh tim Opsnal Polresta Pekanbaru dan diproses hukum sesuai perbuatannya.

"Pelaku sudah kita tangkap. Berdasarkan pengakuannya, pelaku ini merasa tidak senang dengan korban karena korban telah membawa orang untuk bekerja di tempat cucian pelaku, namun orang yang dipekerjakan tersebut justru berhenti dan setelah itu alat-alat di tempat cucian milik pelaku juga hilang. Karena pelaku merasa dirugikan, yang bersangkutan kemudian mendatangi korban dan langsung membacoknya dengan sebilah parang," ujar Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto, Senin malam.

Selain menangkap pelaku, sambung Bimo, pihaknya juga sudah mengamankan barang bukti sebilah parang yang digunakan pelaku untuk membacok korban. "Korbannya dibawa ke RS Santa Maria untuk mendapatkan perawatan karena mengalami luka-luka cukup parah. Untuk pelaku, pasti kita tahan karena telah melakukan penganiayaan berat terhadap korban," tegasnya. (*)

Editor
: Redaksi
Sumber
: Riauterkini.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)