40 Tempat Usaha di Tangsel Ditutup Sementara Karena Langgar PSBB

Datariau.com
303 view
40 Tempat Usaha di Tangsel Ditutup Sementara Karena Langgar PSBB

DATARIAU.COM - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan, menutup 40 tempat usaha selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak (18/4) sampai (4/5).


Kasat Pol PP Tangerang Selatan, Mursinah mengaku akan terus melakukan upaya penertiban terhadap penegakkan aturan dalam PSBB di Tangerang Selatan.


"Setiap hari kita selalu melakukan monitoring agar PSBB bisa berjalan lancar. Untuk tempat-tempat yang tidak boleh beroperasi tapi masih ada kegiatannya, maka tindak tegas berupa penutupan sementara," ucap Mursinah dikonfirmasi Selasa (5/5).


Sementara, untuk usaha makanan seperti rumah makan, restoran diminta juga menaati ketentuan yang ada. Yakni dengan tidak melayani hidangan makan di tempat.


"Untuk tempat usaha makanan, kita imbau tidak boleh makan di tempat, jadi take a way. Jadi dia beli di bawa pulang," ucapnya.


Dari hasil monitoring dan pengawasan yang dilakukan, hingga sekarang ada tiga tempat usaha yang melanggar Peraturan Daerah(Perda).


Umumnya, berada di kawasan Kompleks Ruko Golden Boulevard BSD City, Pasar 8 Alam Sutera dan di kawasan Pondok Pucung, Pondok Aren.


"Pada saat kita melakukan pengecekan di salah satu tempat SPA di BSD, di dalam ternyata kita menemukan 3 pasangan bugil di dalam. Sehingga lokasi tersebut selain kita hentikan kegiatannya juga kita segel. Dan akan kita ajukan pencabutan izin terkait pariwisata, apabila tempat tersebut memiliki izin karena pelanggarannya cukup banyak akhirnya kita akan rekomendasi pencabutan izin," ucap dia.


Dalam pelaksanaan PSBB Jilid II Kota Tangsel sejak (2/5) kemarin, pihaknya akan terus melakukan monitoring setiap hari. Dia memastikan Satpol PP Kota Tangsel, akan melakukan tindakan tegas bagi yang melanggar.


"Kalau diperhatiin di jalan selama PSBB, lebih banyak tukang makanan. Kalau kantor-kantor di BSD yang bandel sudah kita tutup, 10 lebih kantor. Kalau masuk-masuk kampung banyak tempat makanan, toko kelontong itu kita imbau untuk take a way," jelasnya. (*)

Editor
: Samsul
Sumber
: Merdeka.com
Tag:Corona
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)