PT Biuteknika dan LSM Intra Win serta DATARIAU.COM Lakukan Sosialisasi Pengangkutan dan Pengelolaan Limbah B3 di Rokan Hilir

Datariau.com
746 view
 PT Biuteknika dan LSM Intra Win serta DATARIAU.COM Lakukan Sosialisasi Pengangkutan dan Pengelolaan Limbah B3 di Rokan Hilir

BAGANBATU, datariau.com -  PT Biuteknika Bina Prima berkerja sama dengan LSM Intra Win dan Media Online Datariau.com melakukan seminar sosialisasi Pengangkutan dan pengelolaan Limbah B3 Limbah Medis atau Non Medis di Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (16/09/2019) di Hotel Suzuya Bagan Batu.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir, Dinas Perhubungan Rokan Hilir dan juga seluruh Kepala UPTD Puskesmas se-Kabupaten Rokan Hilir, Praktek Dokter Mandiri, Praktek Bidan Mandiri. Dan juga dihadiri Ketua Ormas PP Rohil yang sengaja diundang dalam acara tersebut.

Acara Sosialisasi dari PT Biuteknika Bina Prima dan LSM dan Media mendapat apresiasi dari berbagai kelangan Dinas di Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir. 

Ketua LSM Intra Win DPC Rokan Hilir Riasetiawan Nasution dalam sambutan di acara sosialisasi tentang pengangkutan dan pengelolaan Limba B3 mengatakan, pertama sekali dia memperkenalkan nama dan organisasinya LSM Intra Win DPC Kabupaten Rokan Hilir. Dalam hal ini, ia menjelaskan, bahwa LSM Intra Win bersama Media Datariau.com berkerja sama dengan PT Biuteknika Bina Prima.

"Kami mempunyai inspirasi  dan keperhatinan, yang mana selama ini kita lihat dan kita terjun lansung kelapangan. Dalam hal ini kami prhatin terhadap kita perwakilan yang hadir pada hari ini, mempunyai atau memiliki usaha dibidang Medis. Adapun, sisa dari pada kegiatan atau limbah-limbah bahan yang beracun itu  masih ada kita lihat kurang diperhatikan atau terbuang sembarangan di tempat-tempat yang tidak semestinya," kata Riasetiawan.

Menurut Ketua LSM Intra Win ini, pada hal sudah diatur dibawah Udang-undang 32 tentang  lingkungan hidup. Jadi pada dasarnya tugas dan fungsi LSM Intra WIn ini bergerak dibidang Tranfortasi, tetapi karna limbah itu sering  berada diarea srana transfortasi umum.

"Makanya kami menjadi salah satu jodoh mungkin untuk salah satu memperhatinkan tentang limbah ini. Dan juga berkerja sama dengan Media Online Datariau.com. Waktu itu, ada beberapa temuan yang tidak kami sebutkan. Dan sudah diproses oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan juga lansung tembusanya buat ke Polres rokan Hilir, maka dilakukan verifikasi dan juga sangksi," katanya.

"Disini kami berbuat semampu apa yang kami buat. Kenapa ketika, Lembaga Suadaya Masyarakat tidak mempunyai pran baik di masyarakat tidak bisa berkerja sama dengan pemerintah LSM tersebut berati belum bisa bermanfat kepada masyarakat," paparnya.

"Dalam hal ini, saya sangat-sangat Prihatin dengan Permasalahan Limbah yang belum sepenuhnya di prihatikan Oleh Instansi ataupun pengusaha-pengusaha Medis terkait, khususnya di Kabupaten Rokan Hilir ini," pungkas Wawan.

Samsul Bahri selaku Pemimpin Redaksi dari Media Online Datariau.com juga mengatakan demikian, kenapa disini ada terlibat Media dan LSM dalam acara Sosialisasi tersebut, hal ini perlu di jelaskan. 

"Kami dari Media dan LSM sangat prihatin ketika ada temuan-temuan limbah B3 medias di Rokan Hilir dengan sengaja di buang begitu saja. Tampa memikirkan dampak dari Limbah yang beracun tersebut. Kemudian, kami dari Media dan LSM terpangil dari hati nurani kami, bagaimana caranya Limbah B3 Medis dan non medis di Rokan Hilir bersih. Selanjutnya, kami berupaya mencari-cari perusahaan Pengangkutan dan Pengelolaan Limbah B3. Alhamdulillah, kami bisa kontak dengan PT Biuteknika Bina Prima di bidang Pengangkutan dan Pengelolaan Limbah B3 di Jakarta," kata Samsul.

Maka dari itu, lanjut Samsul, untuk melakukan kerjasama antar Rumah Sakit dan Klinik di Rokan Hilir dengan Perusahaan  PT Biuteknika Bina Prima di bidang Pengangkutan dan pengelolaan Limbah B3, maka harus melakukan Mou terlebih dahulu.

"Alhamdulillah, untuk di Rokan Hilir, rumah sakit yang sudah berkerja sama dengan PT Biuteknika Bina Prima sebanyak 2 rumah sakit dan lima Klinik. Insa Allah, yang lain akan menyusul untuk melakukan kerjasamanya," ungkap Samsul.

Namun demikian, tujuan bagaimana Limbah B3 bersih dari Rokan Hilir mendapat respon dari Dinas Kesehatan Rokan Hilir, Dinas Lingkungan Hidup, Perizinan dan Dinas Dishub Rokan Hilir. 

"Kami juga mengucapkan ribuan terimakasih kepada Dinas yang terkait ikut mendukung di Rokan Hilir bersih dari Limbah B3. Karna masalah ini kita harus kerja sama dan saling mendukung, semoga kedepan Rokan Hilir bersih dari Limbah B3," pungkas Samsul.

Kemudian, Kabid Kesling Dinas Kesehatan Rokan Rohil Drg Intan, menyampaikankan dukungan yang penuh atas terlaksananya Acara ini.

"Ini scara yang sudah lama kami tunggu- tunggu dan tidak gampang mengumpulkan UPTD Puskesmas seKabupaten Rohil ini. Memang kami tekankan Kepala Puskesmas untuk dapat hadir, supaya kita sama-sama menegar apa yang akan di paparkan oleh  PT Biuteknika. Seperti apa gambaran perusahaan ini, Frofilnya," kata Drg Intan.

Kabid Kesling Rohil ini juga mengharapkan ada kesadaran bagi para pengusaha yang bergerak di Bidang usaha Medis agar lebih memantau Limbah B3.

"Karna Kalau tidak terkelola dengan baik, maka itu nantinya akan merugikan kita sendiri dan orang banyak, kalau nanti memang tata caranya sudah di paparkan oleh Narasumber dari PT Biuteknika, tentang cara Pengangkutan Limbah ini, juga cara pengelolaanya dapat di paparkan oleh Dinas Lingkungan Hidup," katanya.

Intan mengatakan, niat dari Media datariau.com dan LSM Intra Win bagaimana di Rokan Hilir ini bisa khusnya mungkin di Puskesmas di Rokan Hilir, Rumah Sakit dan Klinik ingin sekali Limbah Medisnya di kelola dengan baik. 

"Kita tidak bisa tutup mata, sering kali kita sebagai Medis ya, limbah-limbah yang seharusnya di hancurkan di tempatnya, itu ngak kita ekomodir, sehingga terbuang  begitu saja, Dan ini merupakan suatu  pengalaman pahik, yang ada di wilayah  Bagan Batu, salah satu Paskes Kesehatan hanya gara-gara Limbah  mengalami penutupan sementara, itu jangan sampai terjadi oleh  rumah sakit dan klinik yang ada saat ini di Rokan Hilir," pesan Intan. 

Selanjutnya, PT Biuteknika yanng di wakili oleh Marketing Manager Desy, saat menyampaikan selaku Narasumber tentang pengangkutan Limbah B3. Dia menguraikan tentang tata cara seperti Awalnya Limbah harus di Kumpul di TPS khusus yang sudah memiliki izin, dan ketika sudah membuat perjanjian antara PT dan pengusaha atau MoU di situlah baru Transforter Limbah dapat melakukan pengangkuta. Dan Prusahaan juga telah membekali Supir secara Propesional atau transfortasi Khusus dengan izin-izin yang lengkap. (*)

Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com