Illegal Logging Dilahan PT CPI

Kalau Mahang Bisa Diambil Gitu, Jadi Dibiarkan Hutannya Gundul, Masa Kita Biarkan

Hermansyah
1.579 view
 Kalau Mahang Bisa Diambil Gitu, Jadi Dibiarkan Hutannya Gundul, Masa Kita Biarkan
Kayu gelondongan yang dirambah para pelaku illegal logging di area operasi PT CPI Minas Timur.

SIAK, datariau.com - Pembalakan liar atau illegal logging yang terjadi berlangsung cukup lama di area operasi PT Chevron Pasifik Indonesia (CPI) Minas Timur, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau.

Menarik bagi peminat media sosial baik online maupun media massa perihal penangkapan tiga pelaku illegal logging dilahan milik perusahaan baru baru ini ditangkap Unit Reskrim Polsek Minas.

Menilisik kembali pembabatan hutan milik perusahaan yang dilakukan oleh tangan tangan orang yang tidak bertanggunjawab ini, hanya demi mencari keuntungan dari hasil hutan tanpa memikirkan dampak yang timbul dikemudian hari nanti terjadi di area operasi (konservasi) PT CPI Minas Barat.

Sebelumnya Manager Corporate Communication  PT Chevron Pasifik Indonesia (CPI) Sonitha Poernomo mengapresiasi pihak kepolisian yang berhasil mengungkap dan menangkap pelaku illegal logging dikawasan hutan konservasi PT CPI, Selasa (1/10/2019) kemarin.

"Kita apresiasi jajaran Polsek Minas dan Resort Siak yang menangkap tiga pelaku pembalakan liar saat menebang pohon di area operasi PT CPI jalan Pipa Putih. Di lokasi ini bukan lahan (hutan) konservasi tetapi merupakan bagian dari Camp Minas yang di operasikan PT CPI," kata dia.

Pembalakan liar yang terjadi di area operasi PT CPI tersebut dijelaskan Sonitha Poernomo, telah bekerjasama dengan pihak kepolisian setempat agar melakukan penyelidikan atas kejadian ini.

"Sebab PT CPI berkomitmen menjalankan operasi secara selamat dan handal dengan tetap melindungi masyarakat serta lingkungan," imbuhnya.

Pembalakan liar (illegal logging) yang terjadi di area operasi PT CPI ini menurut Sonitha Poernomo yang mengibaratkan (umpama) ada salah seorang mencuri sepeda motor atau handphone di area PT Chevron itu dilarang apa tidak, melanggar tidak, pidanakan.

"Jadi kalau kayu mahang bisa diambil dan biarkan hutannya gundul gitu, ini ada orang yang mengambil kayu dilahan PT Chevron itu dilarang atau melanggar tidak, ya pidana. Masa dibiarkan," pungkasnya, Kamis (3/10/2019) petang.

Pelaku pembalakan liar di area operasi PT CPI Minas Timur kemarin, merupakan warga Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau yang masing masing berinisial SM (34), MS (26) dan SS (45).

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Redaksi
Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com