Petugas Medis RSUD Langsa Gunakan Jubah Hujan Periksa Pasien Diduga Terinfeksi Virus

Datariau.com
785 view
Petugas Medis RSUD Langsa Gunakan Jubah Hujan Periksa Pasien Diduga Terinfeksi Virus
RSUD Langsa

LANGSA, datariau.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa, tidak siap menghadapi penanganan pasien diduga terinfeksi pandemi virus corona (covid-19) yang siap mengambil korban, sementara antisipasi pelindung diri petugas medisnya gunakan jubah hujan. 


Betapa tidak, dikabarkan pihak RSUD Langsa tidak memiliki peralatan medis yang  cukup memadai apalagi mumpuni dalam menangani pasien dalam pengawasan Covid-19.


Seperti yang diperoleh wartawan dari sejumlah sumber dirumah sakit itu mengatakan, sampai berita ini tayang RSUD Langsa belum memiliki peralatan standar baik bagi petugas maupun bagi pasien terinfeksi virus corona, Minggu (22/3/2020).


Misal seperti Alat Pelindung Diri (APD), Thermo Gun, hand sanitizer, masker dan lainnya tidak ada alias kosong, padahal perangkat alat medis tersebut merupakan kelengkapan sangat urgen dalam menangani pasien yang diduga terinfeksi virus corona yang kini menjadi perhatian pemerintah Republik Indonesia demi kesehatan warga masyarakatnya. 


Sehingga RSUD Langsa dalam menangani pasien yang diduga terinfeksi virus corona sepertinya tidak siap, karena hingga saat ini kelengkapan alat penunjang antisipasi maupun deteksi awal terhadap pasien tidak dimiliki RSUD Langsa, tutur salah seorang perawat maupun dokter yang tak ingin disebut namanya.


Dan yang sangat memprihatinkan, khususnya diruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) sebagai penanganan awal bagi pasien, dimana petugas medisnya tanpa dibekali alat pelindung diri. 


"Jangankan seperti alat pelindung diri (APD), hand sanitizer dan masker saja kami tidak ada untuk melindungi diri sendiri selaku petugas dalam menangani Virus Corona yang mematikan itu," ucap perawat disitu.


Sebelumnya hal tersebut dibenarkan Direktur RSUD Langsa, Fardiany ketika dikonfirmasi wartawan secara terpisah, bahwasanya ketersedian jubah Alat Pelindung Diri (APD) antisipasi Covid-19 hingga saat ini belum tersedia di RSUD Langsa.


Untuk pengadaan kelengkapan pihaknya mengaku sudah memesan 50 pcs APD ke tingkat provinsi, namun hingga kini belum ada barang. Bukan berarti mengabaikan, namun belum ada stok barang di Provinsi, tegas Fardiany.


Oleh karena ketiadaan jubah (APD) dalam mengatasi pasien diduga terinfeksi virus corona, menurut Direktur RSUD Langsa terpaksa petugas menggunakan jubah hujan sebagai langkah awal antisipasi penularan Covid-19 dalam menangani pasien yang diduga terinfeksi Virus Corona.


Begitu juga dengan alat thermo gun suhu belum ada pengiriman dari Provinsi Aceh, karena itu setiap ada pasien yang dicurigai akan diinformasikan ke Dinas Kesehatan Kota Langsa untuk dilakukan pemeriksaan Orang Dalam Pemantauan (OPD) yang nantinya bila tergolong Pasien Dalam Pengawasan (PDP), maka pihak Dinkes wajib merujuk kerumah sakit rujukan virus corona Aceh Utara atau ke Rumah sakit rujukan corona Banda Aceh.


Selain itu juga Fardiany juga mengeluhkan menipisnya ketersedian Hand Sanitizer dan tidak adanya masker sebagai pelindung para medis yang langsung berhadapan dengan pasien.


Begitupun pihaknya sudah mencoba membeli melalui online namun kedua jenis barang itu tidak ada, untuk mengatasi masker pihaknya menggunakan masker kain yang dilapisi tisu, dengan cara pengetesan apabila meniup lilin tidak mati maka fungsi masker kain tersebut berfungsi dengan baik, jelas Fardiany.


Diakui Fardiany bahwa, RSUD Langsa bukan Rumah Sakit rujukan Covid-19, tapi dalam bentuk antisipasi dan koordinasi hingga ke Dinas Kesehatan Provinsi Aceh sesuai Job of Memorandum yang telah disepakati beberapa waktu lalu namun tetap menjadi acuan misi keselamatan dalam pengamatan pantauan awal bagi pasien yang diduga terinfeksi Virus Corona. (esyar).

Penulis
: Edi Syarifuddin
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
Tag:Aceh
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)