Neurosains Remaja: Mengapa Pelajar SMA Sulit Fokus?

Oleh: Revi Melda Restina
datariau.com
60 view
Neurosains Remaja: Mengapa Pelajar SMA Sulit Fokus?

DATARIAU.COM - Mengapa banyak pelajar SMA sulit berkonsentrasi saat pelajaran berlangsung? Apakah mereka malas, atau sebenarnya ada penjelasan biologis di baliknya? Dari sudut pandang neurosains, kesulitan fokus pada remaja bukan sekadar masalah sikap, melainkan bagian dari proses perkembangan otak.

Pada masa remaja, otak belum berkembang sepenuhnya. Bagian yang berperan dalam pengambilan keputusan, perencanaan, dan pengendalian diri (korteks prefrontal) masih dalam tahap pematangan. Sementara itu, bagian otak yang mengatur emosi dan dorongan instan berkembang lebih cepat. Ketidakseimbangan ini membuat remaja lebih mudah terdistraksi dan cenderung impulsif.

Faktor lain yang turut memengaruhi adalah kurang tidur. Saat tidur, otak memperkuat memori dan memulihkan fungsi kognitif. Jika waktu istirahat tidak mencukupi, kemampuan memahami, mengingat, dan memusatkan perhatian akan menurun.

Penggunaan gadget juga berperan melalui sistem dopamin di otak. Notifikasi dan konten digital memberikan rangsangan cepat yang memicu rasa senang. Otak remaja menjadi terbiasa dengan stimulasi instan, sehingga pembelajaran yang membutuhkan fokus jangka panjang terasa kurang menarik.

Materi sistem saraf dalam pelajaran biologi sebenarnya sangat relevan dengan kondisi ini. Dengan memahami cara kerja dan perkembangan otaknya sendiri, siswa dapat lebih sadar akan pentingnya tidur yang cukup, pengelolaan penggunaan gadget, serta strategi belajar yang sesuai dengan kondisi biologisnya.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)