Dapat Hidayah, Mahasiswi UIN Suska Riau Ini Mulai Berpakaian Syar'i

datariau.com
3.890 view
Dapat Hidayah, Mahasiswi UIN Suska Riau Ini Mulai Berpakaian Syar'i
Ilustrasi.

PEKANBARU, datariau.com - Hijrah atau perpindahan akhlak dari buruk menjadi arah yang lebih baik, ingin menjadi lebih baik dari sebelumnya merupakan harapan setiap manusia.

Sebagai umat Islam, hijrah suatu keharusan dan kewajiban dengan meninggalkan semua larangan-Nya dan melaksanakan semua perintah-Nya semata-mata semua itu hanya karena Allah Subahanahu wa Ta'ala.

Sebut saja namanya Umisa (22), sebagai Mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Sosial (Fekonsos) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, dia sedang menjalankan hijrah untuk mendekatkan diri kepada Allah, sudah dia jalani selama 3 bulan belakangan ini.

Sebagai seorang wanita yang sedang hijrah, selama proses hijrah ada beberapa masalah yang dialami, terutama dari pihak orangtua. Kedua orang tua belum bisa menerimanya berpakaian syar'i terlalu dalam dan memakai cadar sebagaimana seharusnya wanita itu menutup aurat, karena orang tua takut akan anaknya mengikuti aliran sesat. Padahal, seluruh istri para Nabi menggunakan cadar. Sementara berpakaian dalam, jilbab lebar merupakan perintah Allah dalam Al Qur'an.

"Selama hijrah begitu banyak dampak positif dialami, dulu lalai dalam melaksanakan shalat, tidak tepat waktu terkadang pas adzan masih di jalan, dan bangun di Shubuh haripun susah. Tetapi semenjak menjalani hijrah shalat menjadi lengkap dan tepat pada waktunya, bahkan begitu banyak hal luar biasa dialami dan diberikan kemudahan dalam segala hal," ujarnya, Senin (24/4/2017).

Dengan hijrah dan berpakaian syar'i ini, meskipun mendapat penolakan dari orangtua, Umisa mengaku tetap tegar dan memberi pemahaman kepada orangtua, bahwa beginilah penampilan yang seharusnya ditampakkan oleh wanita muslimah, agar tidak diganggu dan terhindar dari fitnah.

"Menjadi anak sholeha dan mendoakan orangtua, dengan begini maka lebih mampu menjaga diri, tidak direndahkan dan aurat lebih terjaga demi menyelamatkan bapak dan ibu yang bertanggung jawab atas anak perempuan dari siksa api neraka. Dengan cara tetap berpedoman kepada Al-Quran dan hadits Nabi dalam menjalankan semua perintah-Nya," ungkapnya dengan haru. (rls)
 

**Penulis merupakan Mahasiswa UIN Suska Riau

Penulis
: Hidayat
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)