Awasi Serangan Akun Bodong, Tim Lawyer Asset Pakai Ahli IT dari Jakarta

Samsul
772 view
Awasi Serangan Akun Bodong, Tim Lawyer Asset Pakai  Ahli IT dari Jakarta
ROHIL, datariau.com - Tim Lawyer Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Rokan Hilir pasangan Afrizal Sintong SIP MSi - Setiawan SH ( Asset ) mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mengawasi akun Facebook bodong yang dikendalikan oleh para Buzzer untuk menyerang kliennya, Rabu 9 Oktober 2024 kemarin.

Tidak main-main, dikatakan Ketua tim Lawyer Asset Muhammad Salim SH, Zulkifli SH, yang didampingi oleh Suryadi SH, Revi SH dan M Marten SH kepada awak media ini, untuk dapat memastikan pemilik akun dengan postingan kampanye hitam (black campaign) tersebut pihaknya menggunakan jasa para ahli IT di Jakarta, dan bila sudah kedapatan dan terus melakukan aksinya akan dilaporkan kepada pihak kepolisian.

"Untuk mengawasi akun akun Facebook bodong tersebut, kami menggunakan jasa ahli IT di Jakarta, bila terus melakukan kegiatan pelanggaran aturan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 280 ayat (1) UU Pemilu atau Pasal 27 ayat 3 UU ITE Nomor 11 Tahun 2008, atau lainnya, dan jika sudah terdeteksi akan kami laporkan ke pihak berwajib, " katanya.

Sementara itu, di dalam Pasal 69 huruf c Undang Undang Nomor 8 Tahun 2015 dan penjelasannya, secara tegas menegaskan bahwa kampanye hitam atau black campaign adalah melakukan kampanye berupa menghasut, memfitnah, mengadu domba partai politik, perseorangan, dan/atau kelompok masyarakat.

Dilain pihak, menurut Suryadi SH, Ahli IT nya telah mendeteksi setidaknya ada 400 akun Facebook Bodong para Buzzer yang tengah beredar untuk menyerang Paslon nomor urut 1 Afrizal Sintong - Setiawan ( Asset) saat ini.

"Ada sekitar 400 akun Facebook Bodong para Buzzer yang terus melakukan aktivitas penyerangan terhadap klien kami, diantaranya diduga Tajam Bersuara, kolorav Mickel, Defredes, Wak Atan z, When Nepi dan Fufu Fafa," jika terdapat perkembangan dari IT lagi dan ini akan kami laporkan," kata Suryadi SH.(*)
Penulis
: Samsul
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)