Lintas Parpol DPRD Desak Gubernur Segera Isi Kekosongan Ketua DPRD Riau

datariau.com
1.101 view
Lintas Parpol DPRD Desak Gubernur Segera Isi Kekosongan Ketua DPRD Riau
Rudi
Halal Bihalal Lintas Parpol Bersatu untuk Riau, Ahad (24/7) malam di Hotel Aryaduta.

PEKANBARU, datariau.com - Lintas Parpol Riau mendesak Gubernur Riau yang juga Ketua DPD I Golkar Riau, Arsyadjuliandi Rachman segera mengisi jabatan strategis yang masih kosong dan dijabat pelaksana tugas (plt). Jabatan strategis tersebut yakni Ketua DPRD Riau yang masih kosong, Sekdaprov Riau dan Kepala Bappeda Riau yang masih dijabat pelaksana tugas.

Kemudian rendahnya realisasi APBD Riau dalam dua tahun terakhir, Lintas Parpol juga mendesak agar pemprov Riau segera merealisasikan program-program yang sudah dianggarkan dalam APBD. Karena APBD merupakan lokomotif ekonomi masyarakat.

Persoalan Riau tersebut dibahas dalam acara Halal Bihalal Lintas Parpol Bersatu untuk Riau, Ahad (24/7/2016) malam di Hotel Aryaduta. Hadir Ketua DPD Demokrat Riau Achmad, Ketua DPD PDIP Riau Kordias Pasaribu, Ketua Nasdem Iskandar Husein, Ketua DPD Hanura Riau Agus Widayat, Ketua DPW PKB Riau Abdul Wahid, dan Bendahara DPW PKS Markarius Anwar.

Turut hadir Wakil Ketua DPRD Riau Manahara Manurung, Noviwaldy Jusman bersama  Anggota DPRD Riau Ilyas HU, Husaimi Hamidi, Almainis, Ade Agus Hartanto, Aherson, Almainis, Farida S Saad, Sugeng Pranoto, Malik Siregar dan James Pasaribu.

Ketua Lintas Parpol Riau yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Riau, Ahmad mengungkapkan, halal bihalal Lintas Parpol pertama dilakukan, Lintas Parpol ini tanggung jawab bersama parpol kepada masyarakat Riau, karena sudah diberikan amanah melalaui parpol dan anggota DPRD Riau.

Lintas parpol bersama masyarakat diberikan amanah memajukan Riau. Menurutnya, amanah tersebut merupakan amanah yang berat dan untuk mewujudkan perlu kebersamaan dan sinegitas.

"Sehingga, tujuan efisien dan efektif. Jadi bukan menunjukan kekuatan kubu-kubuan, bukan pula untuk menjatuhkan seseorang. Namun, untuk mencapai pembangunan. Jadi, jangan ada kecurigaan diantara kita misinya mulia dan itu kita wujudkan secara bersama," terang Achmad.

Mantan Bupati Rohul dua periode ini menilai, lintas parpol perlu bersinergi dan bersatu untuk menjadikan Riau lebih maju lagi.

"Lintas parpol ini supaya komunikasi politik lebih baik lagi, sekecil apapun persoalan bisa dibicarakan. Karena, masyarakat menunggu kerja kita dan masyaraat menunggu pembangunan. Riau kaya tidak ada alasan untuk masyarakat menjadi miskin," terang Achmad.

Dilanjutkannya, lintas parpol ini dibentuk untuk mencarikan solusi persoalan yang dihadapi Riau saat ini dan kedepan. Dan selanjutnya dicarikan solusi terbaik dan dikomunikasikan dengan pihak terkait.

"Sehingga, lintas parpol dapat memberikan kontribusi. Meskipun, yang kita hadapi saat ini seolah ada ketidakberdayaan kita, namun di mata masyarakat dinilai pihak ketidakpedulian kita. Padahal, ini sudah dibicarakan dan usahakan. Namun, ini tidak bisa dibiarkan, karena susahnya Riau, susahnya kita," tegas Achmad.

Dengan persoalan Riau saat ini, kata dia, harus dicarikan solusi bersama, mana yang prioritas dilakukan hari ini, dilakukan hari ini.

"Dalam rangka inilah, kami kemarin, beberapa persoalan yang terkait kerja kita di dewan. Pertama masalah ketua DPRD, kita tahu memang gawenya Golkar. Makanya, kemarin menghadap Ketua Umum DPP Golkar Setya Novanto dan beliau berjanji seminggu akan diproses," terang Achmad.

Menurutnya, dengan lambatnya penetapan memepengaruhi baik langsung dan tidak langsung, kinerja DPRD Riau menjadi terganggu. Kemudian hubungan eksekutif dan legislatif menjadi kurang lancar.

"Siapapun yang ditetapkan Golkar, kita dukung dan respon pak Setya Novanto positif katanya dalam seminggu ini selesai," papar Achmad.

Kedua, terang dia, masalah kekosongan wakil gubernur juga disampaikan kepada Ketua Umum DPP Golkar karena merupakan kewenangan Golkar sebagai pengusung tunggal dalam Pilgub 2013 lalu.

"Itu juga kita sampaikan siapaun orangnya yang penting dikirimkan ke DPRD. Karena ini juga mempengaruhi kinerja DPRD Riau. Responnya pun positif katanya sama seminggu ini juga selesai. Dan masih banyak persoalan lain di Riau ini yang kita gesa," jelas Achmad.

Kemudian, persoalan penyerapan APBD rendah juga menjadi sorotan lintas parpol Riau. "Karena APBD itu yang ditunggu rakyat, karena salah satu lokomotif kegiatan rakyat, nah ini perlu dikomunikasikan kalau perlu kita menghadap Gubernur memberikan masukan. Persoalan lainnya, persoalan rencana tata ruang wilayah (rtrw) provinsi Riau dan Main Stadium yang belum selesai," beber Achmad.

Selanjutnya, lintas parpol Riau melakukan Dialog membahas kondisi Riau saat ini.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Riau, Ma'mun Solihin menyambut baik diadakan kegiatan halal bihalal lintas parpol untuk membahas berbagai persoalan di Riau kemudian mencarikan solusi.

"Ini bagus mendorong untuk kerja pemerintah lebih baik lagi dan prakarsa bersama untuk saling membenahi," ujar Ma'mun.

Sekretaris DPW PKB Riau, Ade Agus Hartanto juga menyambut baik acara pertemuan lintas parpol. Menurutnya, kegiatan ini perlu dijadikan kegiatan rutin untuk selalu meberikan informasi dan solusi terhadap persoalan-persoalan di provinsi Riau.

"Apa yang kita lakukan hari ini bukan untuk memecah belah namun untuk bersatu. Turunnya ekonomi 2,2 persen itu menjadi keluhan masyarakat inilah tugas kita bersama untuk mencarikan solusi dan menyampaikannya kepada pihak terkait," terang Ade.

Penulis
: Rudi
Editor
: Riki
Tag:dprd riau
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)