Musisi Mancanegara Bakal Tampil di BWMF 2019

Rahmad
470 view
Musisi Mancanegara Bakal Tampil di BWMF 2019
Foto : Istimewa
Bokor World Music Festival Tahun 2019
MERANTI, datariau.com - Sederet musisi mancanegara bakal memeriahkan panggung Bokor World Music Festival tahun 2019, di Desa Bokor, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Kesiapan untuk ikut tampil dalam iven ini merupakan bentuk dukungan mereka, agar panggung BWMF dapat dikenal dikancah internasional.


Pelaksana Kegiatan BWMF Tahun 2019, Sopandi mengungkapkan, perencanaan persiapan BWMF terus dimatangkan dengan rutin melakukan koordinasi ke musisi mancanegara tersebut. Sudah ada grup musik di tiga negara yang bakal tampil.


"Melalui surat undangan elektronik yang sudah kita kirim, koordinasi dengan musisi mancanegara terus dilakukan. Respon mereka cukup baik, karena sudah ada beberapa grup musik bersedia tampil dipanggung Bokor World Music Festival 2019," ujar Sopandi, Selasa (17/9/2019).


Grup musik di tiga negara itu antara lain adalah, Flame of The Forest dari Singapura, The Teacher 321 dari Thailand, dan salah satu grup musik dari kota Chicago, Amerika. Dua diantaranya sudah mengirim foto grup musiknya disertai tulisan dukungan terhadap BWMF Tahun 2019 melalui jejaring sosial Instagram.


"Insya Allah jika tidak ada halangan, mereka akan datang ke Desa Bokor untuk memeriahkan iven tahunan ini. Saya berharap bisa terlaksana sesuai dengan perencanaan," kata pria yang akrab disapa Atah Pandi itu.


Selain mancanegara, musisi lokal juga ikut akan mengambil bagian untuk memeriahkan BWMF. Mereka adalah Pupha Ethanica, grup musik asal Aceh, SAS asal Jakarta, Puncak Sebunyi dan Nada di Nadi, dua grup musik asal Pekanbaru. Kemudian Agus Wayan musisi dari Kota Malang Jawa Tengah, dan salah satu musisi lainnya dari Solok, Sumatera Barat.


"Kegiatan ini akan digelar pada tanggal 19, 20, dan 21 November 2019 mendatang. Grup musik asal Kepulauan Meranti juga tak akan kalah untuk ikut menampilkan karyanya. Disana mereka akan menunjukkan karya musiknya dimata para musisi senior lokal, mau pun mancanegara," jelas Sopandi.


"Disamping itu, peran kita juga sebagai mempromosikan potensi kearifan lokal Meranti, khususnya di Desa Bokor," tambah Ketua Sanggar Bathin Galang lagi.


Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Kepulauan Meranti, Rizky Hidayat sangat mendukung iven musik di Desa Bokor yang sudah menjadi iven tahunan. Dia berharap, kegiatan tersebut bisa berjalan dengan baik dan lancar.


Terlebih Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Desa Bokor, kata Risky, sangat mempunyai peran penting untuk memfasilitasi tamu iven itu dengan baik. Salah satu sarana yang perlu disiapkan yaitu, tempat penginapannya (homestay). 


"Saya berharap masyarakat setempat pun bisa bekerjasama dengan pemerintah dan panitia pelaksana, sehingga kegiatan ini bisa berjalan aman, lancar, dan tertib tanpa ada gangguan akibat sesuatu hal. Jadi kedepannya, BWMF terus menjadi iven yang bisa membesarkan nama daerah Kepulauan Meranti," harap Rizky Hidayat.(***)

Penulis
: Rahmad
Editor
: Redaksi
Sumber
: datariau.com