PEKANBARU, datariau.com - Pemerintah Provinsi Riau telah meluncurkan logo dan tagline Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-60 Provinsi Riau yang diperingati pada 9 Agustus 2017. Berdasarkan rembukan dan musyawarah, akhirnya Pemprov Riau memutuskan tagline HUT Riau tahun 2017: "Menghulu Budaya Melayu, Menghilir Riau Berintegritas".
Selain tagline, Pemprov juga merilis logo HUT ke 60 dengan nuansa Melayu. "Logo maupun tagline HUT ke-60 Provinsi Riau itu sudah kita diskusikan, dan dipilih oleh pak gubernur Riau. Jadi memang logo maupun tagline itu merupakan hasrat dari beliau," kata Ketua Panitia HUT Ke-60 Provinsi Riau, Kasiaruddin, Kamis (3/8/2017).
Untuk logo, kata Kasiaruddin, angka 60 yang terdapat pada logo menandakan bahwa Riau sudah berumur 60 tahun. Sedangkan corak warna dalam loga dan selembayung di angka 6 itu dalam rangka merealisasikan visi misi Riau 2020, "Provinsi Riau sebagai Pusat Perekonomian dan Kebudayaan Melayu di Asia Tenggara".
"Sejak ulang tahun Riau tahun 2016 tegline kita sudah berbasis budaya, The Homeland of Melayu. Kemudian diaplikasikan dengan adanya Dinas Kebudayaan dalam rangka merealisasikan visi misi Riau 2020. Makanya di loga itu ada warna-warna Melayu semacam selembayung," paparnya.
Terkait integritas di logo, sebut Kasiaruddin, itu merupakan komitmen gubernur Riau yang luar biasa, dan itu sejalan juga dengan lambang jabatan di angka 0, yang maknanya saling bersama dan gotong royong, sesuai dengan tema HUT ke-72 RI "Kerja Bersama, Bersama Kerja".
"Jadi di HUT Riau kita juga mengisi HUT RI, dan itu komitmen menandatakan agar masyarakat Riau dapat seperti itu (kebersamaan,red) dalam membangun Riau lebih baik. Jadi makna loga kita seperti itu, harapan yang kita lakukan dan juga program-program yang telah kita kongkritkan," terangnya.
Selain itu, disampaikan Asisten III Setdaprov Riau ini, menganai tema "Menghulu Berbudaya Melayu, Menghilir Riau Berintegritas" memiliki filosofi jika hulunya (program kerja,red) baik, maka ke hilirnya (hasil,red) juga akan baik.
"Jadi itu makna filosofi dari tema HUT Riau. Jadi budaya Melayu itu besiknya, karena Melayu itu bagian dari jadi diri bangsa. Jati diri bangsa merupakan bagian dari daerah-daerah. Karena kita ingin betul menerapkan integritas itu dalam bekerja, karena integritas itu menyangkut tata kelola keuangan dan kegiatan dengan baik," ujar Kasiaruddin.
Mantan Plt Bupati Indragiri Hulu itu mengatakan integritas itu menyangkut tiga hal, yakni jujur, konsisten dan berani. "Artinya berani mengatakan yang tidak benar, karena orang jujur dan konsisten itu banyak, makanya kita berharap orang berani juga semakin banyak," pungkasnya.