Perbaiki Antena TV, 2 Warga Disengat Listrik di Bangkinang, 1 Tewas

datariau.com
2.295 view
Perbaiki Antena TV, 2 Warga Disengat Listrik di Bangkinang, 1 Tewas
Mirdas Aditya
Kondisi korban yang tewas disetrum listrik tegangan tinggi.

BANGKINANGKOTA, datariau.com - Berniat untuk memperbaiki antena tv, dua orang di kediamannya Jalan Prof M Yamin SH dekat Simpang Stanum Bangkinang tersengat arus listrik tegangan tinggi, satu diantaranya meninggal dunia, sementara satu lagi tidak sadarkan diri dan dilarikan ke RSUD Bangkinang, Senin (19/9/2016).

Kedua korban yang terkena sengatan listrik ini adalah Sohahuddin alias Toha (LK 41 TH) yang merupakan mekanik bengkel beralamat sesuai KTP Tanjung Jabung Barat Jambi. Korban ini langsung meninggal dunia di TKP. Kemudian rekannya bernama Suroso (LK 40 TH) yang juga mekanik bengkel beralamat Jalan M Yamin SH Simpang Stanum Bangkinang, mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Bangkinang.

Peristiwa ini berawal pada hari Senin (19/9) sekira pukul 10.00 wib, saat kedua mekanik bengkel motor ini memperbaiki antena TV yang ada di samping rumah/bengkel tersebut.

Ketika keduanya tengah menumbangkan tiang antena TV yang terbuat dari besi pipa, mengenai kabel listrik yang membentang dekat lokasi tersebut. Kedua korban yang masih memegang tiang antena tersebut langsung terkena sengatan listrik tegangan tinggi yang menyebabkan tubuh korban Sohahuddin terpental ke arah jalan sejauh 4 meter dan langsung tewas di TKP.

Sementara itu satu korban lainnya bernama Suroso si pemilik bengkel juga terpental sejauh 2 meter dan sempat tidak sadarkan diri dan dilarikan ke RSUD Bangkinang untuk pertolongan medis.

Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SiK melalui Kapolsek Bangkinang Kota Iptu Habibahnil saat dikonfirmasi datariau.com membenarkan kejadian ini.

"Anggota yang mendatangi lokasi kejadian telah melakukan olah TKP, mengevakuasi korban serta meminta keterangan dari saksi-saksi yang mengetahui kejadian ini," pungkasnya.

Penulis
: Mirdas Aditya
Editor
: Riki
Tag:setrum
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)