Kilometer Listrik Konslet

Kebakaran Rumah di Rohil, 2 Anak Meninggal Dunia, 4 Luka Bakar

datariau.com
3.266 view
Kebakaran Rumah di Rohil, 2 Anak Meninggal Dunia, 4 Luka Bakar
Samsul
Kondisi jenazah korban kebakaran rumah.

KUBU, datariau.com - Terjadi kebakaran rumah di Jalan Simpang Lasa, RT 03 RW03, Dusun Damai, Kepenghuluan Sungai Segajah Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (2/2/2017) malam tadi sekitar pukul 22.00 WIB.

Akibat kebakaran ini, dua anak meninggal dunia, 2 penghuni rumah mengalami luka bakar berat dan 2 orang lainnya menderita luka bakar ringan.

Pemilik rumah semi permanen ini yakni KH Zulham (39) seorang petani di daerah tersebut. Di dalam rumah terdapat 6 orang, sementara KH Zulham sedang diluar untuk melaksanakan wirid di rumah warga sekitar.

Akibat kebakaran ini, dua anak KH Zulham yakni Azka (6) seorang pelajar SD dan Tika (5) pelajar TK meninggal dunia karena terbakar seluruh tubuhnya. Sementara istri KH Zulham bernama Siti Aminah (31)mengalami luka bakar berat di bagian kedua kaki, lutut, tangan, muka, dan punggung.

Kemudian anak KH Zulham yang paling kecil Ibnu (1) juga mengalami luka berat di bagian muka sebelah kiri, tangan kanan kiri, dan kedua kakinya.

Selanjutnya dua anak KH Zulham Salsa (13) pelajar SMP dan Rina (11) pelajar SD mengalami luka ringan di bagian kedua kaki.

Kronologis kebakaran rumah ini berawal saat KH Zulham dan Edi (42) pulang dari pengajian (wirit) di rumah Syahlul di Jalan Parit Karto RT02 RW06, Dusun Sentosa, Kepenghuluan  Sei Segajah, Kecamatan Kubu.

Setiba di depan rumahnya, KH Zulham bersama Edi melihat meteran arus listrik konsleting dan menimbulkan percikan api, sehingga menyebabkan rumahnya terbakar. Bangunan rumah terbuat setengah batu bata dan setengah papan ukuran 5m x 9m.

Selanjutnya, Kh Zulham bersama saksi Edi berusaha masuk ke dalam rumah untuk membangunkan dan menolong keluarganya di dalam rumah sebanyak 6 orang. Tetapi dikarenakan pintu rumah terkunci dari dalam, sehingga KH Zulham bersama saksi Edi tidak bisa masuk ke dalam rumah, dan api semakin membesar sehingga api membakar penghuni dan isi rumah.

Tak lama setelah itu KH Zulham bersama saksi Edi meminta pertolongan masyarakat sekitarnya untuk memadamkan api yang membakar rumahnya. "Dengan dibantu oleh masyarakat sekitarnya memadamkan api dengan 3 unit mesin air robin, sehingga kebakaran rumah tersebut berhasil dipadamkan," jelas Kapolres Rokan Hilir AKBP Henry Posma Lubis Sik MH melalui Humas Aiptu Pangeran Yusran Chery kepada Datariau.com, Jumat (3/2/2017).

Setelah api dipadamkan, maka ditemukan anggota keluarganya sudah terbakar, 2 anaknya bahkan sudah terbakar seluruh tubuh dan meninggal dua. Istri dan 3 orang anak lainnya ikut terbakar.

"Empat orang korban selamat dibawa ke puskesmas Kecamatan Kubu Babussalam untuk dirawat," kata Humas.

Sedangkan 2 orang korban luka berat (Siti Aminah dan Ibnu) rencana akan dirujuk ke rumah sakit luar daerah untuk perawatan selanjutnya, dan 2 orang anak (Salsa dan Rizka) yang mengalami luka ringan masih bisa dilakukan perawatan di puskesmas Kecamatan Kubu Babussalam.

"Dua orang korban meninggal dunia dibawa ke rumah kakeknya atas nama H Rifai di Jl Parit Karto Rt 02 Rw 06 Dusun Sentosa Kepenghuluan Sei Segajah Kecamatan Kubu untuk disemayamkan," paparnya.

Berdasarkan kesepakatan keluarga kedua korban meninggal dunia akibat kebakaran rumah tidak dilakukan otopsi oleh Tim Kesehatan, tetapi untuk hasil visum sementara sesuai hasil pemeriksaan visum luar oleh dr Hendri yang merupakan Kepala Puskesmas Kecamatan Kuba dan dr Abdul Rohim Siregar Kepala Puskesmas Kecamatan Kubu, korban dinyatakan murni meninggal dunia akibat terbakar.

"Diperkirakan kerugian materil berkisar Rp30 juta. Penyebab terjadinya kebakaran rumah tersebut masih dalam penyelidikan. Dan adanya korban terbakar luka berat, luka ringan, meninggal dunia akibat pada waktu terjadinya kebakaran rumah semua korban dalam keadaan posisi tertidur," pungkas Humas.

Penulis
: Samsul
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
Tag:Kebakaran
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)