Kantor Balai Benih Ikan Kampar Terbakar

datariau.com
1.090 view
Kantor Balai Benih Ikan Kampar Terbakar
Mirdas Aditya
Kondisi bangunan kantor saat dilalap si jago merah.

SALO, datariau.com - Kantor Balai Benih Ikan Kampar yang ada di desa Sipungguk kecamatan Salo pagi tadi terbakar, Sabtu (3/9/2016).

Api yang tiba-tiba membumbung tinggi keluar dari dalam salah satu ruangan kantor membuat para pekerja yang lagi sibuk memberi makan ikan langsung panik. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 9.35 wib menghanguskan beberapa ruangan kantor.

Api yang diduga berasal dari arus pendek listrik seketika langsung menghanguskan beberapa ruangan kantor bahkan api sudah membakar sampai ke plafon dan atap ruangan menghanguskan beberapa alat kantor dan 1 unit sepeda motor.

Menurut Nofri, saksi pertama yang melihat api yang sudah keluar dari bumbung atap mengaku sangat kaget dan panik.

"Saat itu saya sedang bekerja di luar kantor, saya sangat kaget dan panik dan langsung berlari ke dalam ruangan yang terbakar. Karna sepeda motor Kawasaki 250 cc saya sedang terparkir di dalam ruangan yang terbakar. Tapi karena kobaran api yang besar saya tidak berhasil mengeluarkan sepeda motor saya," ungkap Nofri kepada datariau.com.

Lebih lanjut, Nofri juga menerangkan bahwa sejumlah barang-barang yang ringan seperti televisi, mesin rumput, dispenser, lemari dan beberapa tabung oksigen berhasil dikeluarkan.

Para pekerja dan sejumlah warga yang memadamkan api secara manual menggunakan mesin robin kecil dan ember akhirnya berhasil memadamkan api.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kampar Usman Amin, didampingi Plt Kepala Balai Benih Ikan Sipungguk Ir Joko Suroso MSi, yang langsung tiba di lokasi terbakar mengaku sangat kaget saat dihubungi sejumlah pekerja BBI.

"Saat kami mendapat kabar terjadinya kebakaran, saya langsung menghubungi pihak damkar dan kepala BPBD menanyakan mana mobil damkar yang terdekat stand by di lokasi kebakaran kantor. Dan saya juga sudah memberi tahu pak Bupati Kampar terkait musibah ini," tutupnya.

Akibat kebakaran ini, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Penulis
: Mirdas Aditya
Editor
: Agusri
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)