Nanomaterial? Tim PKM-RE UNRI Melakukan Konversi Nanoselulosa Berbahan Dasar Nata de Coco Menggunakan Metode Ramah Lingkungan

datariau.com
486 view
Nanomaterial? Tim PKM-RE UNRI Melakukan Konversi Nanoselulosa Berbahan Dasar Nata de Coco Menggunakan Metode Ramah Lingkungan

PEKANBARU, datariau.com - Nanoselulosa merupakan nanomaterial yang menarik banyak perhatian karena sifat biodegradibilitas dan pengaplikasiannya yang luas seperti pada bidang medis, otomotif, pulp dan kertas, serta teknologi.

Tim PKM-RE Universitas Riau melakukan riset untuk mengkonversi nanoselulosa dari Nata de Coco. Nata de Coco dipilih karena kesediaan di Indonesia yang sangat luas terkhususnya di wilayah Riau.

Pada tahun 2020, Indonesia memproduksi 2,8 juta ton kelapa dengan produktivitas mencapai 1,106 ton/ha. Luas perkebunan kelapa di Indonesia mencapai sekitar 3,57 juta ha atau 31% dari total area kelapa di dunia. Hal ini menjadi landasan utama nata de coco dijadikan sebagai bahan dasar dalam pembuatan nanoselulosa.

Nata de coco sendiri dibuat dengan fermentasi air kelapa menggunakan bakteri Acetobacter xylinum selama 14 hari. Proses konversi nanoselulosa menggunakan metode mekanis yang memiliki banyak keunggulan.

Seperti halnya diketahui, proses konversi nanoselulosa dapat dilakukan dengan 3 metode yaitu kimiawi, biologi, dan mekanis. Metode kimiawi dinilai dapat merusak lingkungan karena adanya zat kimia, sedangkan metode biologis dinilai lama dan kurang efisien.

Maka dari itu, tim PKM-RE Universitas Riau menggunakan metode mekanis untuk mengatasu kekurangan 2 metode lainnya.

Setelah melalui beberapa tahapan, hasil yang didapat dari konversi nanoselulosa ini berupa lembaran berwarna putih. Hasil analisa yang diperoleh menunjukkan bahwa diameter yang didapat berkisar 50-80 nm yang menandakan bahwa riset ini telah berhasil mengkonversi nanoselulosa. Menurut Handayani (2020) Ukuran diameter dari nanoselulosa berkisar antara 1-100 nm.

Tim PKM ini bernama “Nanofillose” yang diketuai oleh Diana Eka Putri, dan beranggotakan Salsabilla Diva Voadi, Malvino Gamma Agusto, Golda Mayr Gonzetta M, dan Muhammad Fahrezi yang dibimbing oleh Prof Amun Amri ST MT PhD.

Dengan berhasilnya tim nanofillose dalam mengkonversi nanoselulosa, diharapkan dapat mengembangkan pengaplikasian pada nanoselulosa. Selain itu, diharapkan juga dapat memperkaya wawasan dalam metode konversi nanoselulosa yang ramah lingkungan serta perkembangan riset dalam bidang nanomaterial. ***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)