Mahasiswa Kukerta UNRI Desa Sorek Dua Manfaatkan Pelepah Kelapa Sawit Menjadi Briket

Samsul
2.531 view
Mahasiswa Kukerta UNRI Desa Sorek Dua Manfaatkan Pelepah Kelapa Sawit Menjadi Briket
SOREK DUA, datariau.com- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata atau KUKERTA UNRI Bangun Kampung 2023 yang berlokasikan di Desa Sorek Dua, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Melakukan kegiatan pemanfaatan pelepah kelapa sawit menjadi bahan baku pembuatan briket, kegiatan ini dilaksanakan langsung di kebun kelapa sawit yang dikelola oleh pemuda Desa Sorek Dua.

Kelompok KUKERTA UNRI 2023 Desa Sorek Dua beranggotakan 9 Mahasiswa yang dibimbing oleh Dosen Lapangan yaitu Aidil Fitriansyah SKom MIT dengan mahasiswanya yang terdiri dari M Ikhwanul Fiqri, Immanuel Pieterson, Reivo Leon Ryadhie, Nurul Faoziyah, Rahmilia Syahdilla, Sherly Marselina, Risky Atikah Tanjung, Nofia Septiani, dan Dina Putriani. Kegiatan pemanfaatan pelepah kelapa sawit ini dilakukan untuk mengurangi limbah pelepah kelapa sawit dan menjadikan limbah pelepah kelapa sawit menjadi produk baru yang bermanfaat, salah satunya adalah briket.

Sebelum terlaksananya kegiatan program kerja pembuatan briket pelepah kelapa sawit ini, mahasiswa Kukerta UNRI sudah menjelaskan mengenai alasan, manfaat, dan proses pengerjaannya, pada saat penyampaian program kerja di kantor Desa Sorek Dua. Fiqri menjelaskan bahwasannya kegiatan ini dilaksanakan untuk mengurangi limbah pelepah kelapa sawit dengan cara mengubahnya sebagai bahan baku dalam pembuatan briket dan briket ini nantinya dapat dijual ataupun dikonsumsi secara pribadi.

Limbah pelepah kelapa sawit yang dihasilkan oleh kebun kelapa sawit setiap kegiatan pemanenan dan pelepah kelapa sawit tersebut terkadang dibiarkan begitu saja tidak dimanfaatkan. Hal ini tentunya disayangkan, karena dari limbah pelepah kelapa sawit tersebut dapat dimanfaatkan menjadi produk baru yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Produk yang dimaksud adalah briket pelepah kelapa sawit. Briket adalah salah satu bahan bakar padat yang berasal dari bahan organik, salah satunya yaitu pelepah kelapa sawit. Briket memiliki berbagai bentuk diantaranya yaitu tabung, pillow, hexagonal, tablet, dan kubus.

Proses pembuatan briket memerlukan waktu sekitar 7 hari, yang dimulai dari pemilihan pelepah kelapa sawit yang sudah kering. Kemudian pelepah sawit tersebut dicacah menjadi beberapa bagian yang kecil, lalu pelepah sawit tersebut dibakar sampai berubah menjadi arang. Setelah menjadi arang, kemudian dihaluskan hingga berubah menjadi bubuk arang yang halus dan setelah itu disaring menggunakan penyaring.
Penulis
: M Ikhwanul Fiqri