Mahasiswa Kukerta Unri Bantu Warga Kembangkan UMKM Kerupuk Ubi Kayu di Desa Penyasawan

Ruslan
722 view
Mahasiswa Kukerta Unri Bantu Warga Kembangkan UMKM Kerupuk Ubi Kayu di Desa Penyasawan
Foto: Ist

PENYASAWAN, datariau.com - Mahasiswa Universitas Riau (UNRI) yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) dengan Dosen Pembimbing Dr. Hj. Rosyetti SE MSi, di Desa Penyasawan, Kecamatan Kampar, Kabupetan Kampar membantu perekonomian di Desa Penyasawan dengan mengembangkan usaha yang tergolong Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang memproduksi kerupuk dengan bahan utama ubi kayu.

Ubi kayu tersebut dihaluskan dengan cara digiling menggunakan mesin, namun seperti pencetakan kerupuk masih dengan cara tradisional.

?Upah pencetakan kerupuk untuk pekerja yang membantu saya sebanyak satu tikar bernilai Rp. 4.000, dan itu dikerjakan tiap harinya dengan cara tradisional menggunakan tutup teko sebagai cetakan dan pipa berukuran ? sebagai alat giling, dalam pencetakan kerupuk ubi kayu yang paling membuat tulang punggung menjadi pegal-pegal," ungkap Nia selaku pemilik usaha kerupuk ubi.

Usaha turun temurun bu Nia sudah diwarisi kepada bu Nia sejak 15 tahun silam, sejak umur 11 tahun bu Nia sudah mulai membantu ibunya membuat kerupuk ubi kayu, bu Nia hanya memiliki satu orang kakak laki-laki, maka dari itu ibu Nia lah yang mewarasi usaha kerupuk ubi kayu tersebut.

Namun dengan kegigihan ibu Nia, ia tidak mengenal kata lelah demi meningkatkan perekonomiannya dan para pekerja yang menolongnya.

Kami diizinkan ibu Nia untuk mencoba cara pembuatan kerupuk ubi kayu, dan kemudian memasarkannya dengan merk dagangan yang kami buat dengan nama ?Kerupuk Ubi Bu Nia? dan ini sudah atas seiizin bu Nia sebelum kami memasarkannya di pasar Air Tiris Kabupaten Kampar.

Kami telah melakukan pengerjaan dari proses pembersihan, penggilingan, pencetakan serta penjualan, dan semua itu terasa sangat lelah, dan itu semua dilakukan ibu Nia kecuali proses pembersihan dan pencetakan.

Kami Mahasiswa KUKERTA UNRI sangat berharap banyak agar usaha Ibu Nia terus berkembang, dan dari usaha tersebut mampu membawa masyarakat ikut serta dalam penunjangan perekonomian mereka di Desa Penyasawan. (ril)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)