Warga Bingung, Kepala Desa Kok Rajin Bangun Pos Kamling pakai Uang ADD?

datariau.com
5.997 view
Warga Bingung, Kepala Desa Kok Rajin Bangun Pos Kamling pakai Uang ADD?
Heri
Papan proyek pembangunan pos kamling Desa Seluti.

RENGAT, datariau.com - Warga Desa Seko Lubuk Tigo atau dikenal dengan sebutan Desa Seluti, Kecamatan Lirik bertanya-tanya terkait pembangunan dua pos kamling di daerah itu.

Memang, pemerintah desa melaksanakan kegiatan pembangunan dua pos kamling yang dianggarkan melalui Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2016 yang menelan dana puluhan juta dengan kondisi bangunan yang tidak terlalu besar, hanya muat beberapa orang saja.

Pos kamling dibangun di Dusun I dengan ukuran panjang 3m dan lebar 4m menelan dana Rp 28.900.000. Kemudian di Dusun IV panjang 3m dan lebar 4m menelan dana Rp 25.000.000 juta.



"Kami tidak tahu bang, itu semua pak Kades yang menganggarkan nilai setiap pos kamling, semua bahan pak kades yang mencari dan membelinya. Gak jelas juga kenapa rajin kali bangun pos kamling sekarang, mungkin desa kita tidak aman," kata seorang warga saat berbincang dengan datariau.com di lokasi pembangunan pos, kemarin. Ia meminta namanya tidak disebutkan.

Padahal menurut warga, uang ADD bisa dibangun untuk perbaiki jalan dan saluran air dan lebih banyak manfaatnya karena dirasakan oleh semua masyarakat ketimbang membangun pos kamling yang ukurannya sangat minim dengan anggaran yang sangat besar.

"Pos kamling bisa dibangun dengan swadaya dan seadanya, tidak perlu berlebihan gini anggarannya. Kalau dibangun untuk infrastruktur jalan tentu lebih banyak manfaatnya," kata warga lainnya.

Warga juga menyebut selama ini memang Kades mereka kurang koordinasi dengan warga dalam penggunaan ADD, hingga akhirnya beberapa waktu lalu, uang ADD Rp200 juta lebih digondol maling di kediaman Kades. Insiden ini seperti membuka tabir kenapa Kades menyimpan uang sebanyak itu di dalam rumah, bukan di bank dan tidak disimpan oleh Bendahara Desa.

"Sekarang kita lihat pak Kades sedang pusing karena uang sebanyak itu katanya hilang dimaling. Lagian kan aneh, uang sebanyak itu kok disimpan di dalam rumah," keluh warga.

"Harapan kami semoga kedepannya penggunaan dana ADD Provinsi, daerah maupun dana apapun di desa ini dapat transpran terhadap masyarakat. Sehingga kita bisa sama-sama mengawasi dan memberikan sumbangan saran apa saja yang dibutuhkan masyarakat," pungkas warga lainnya.

Terkait hal ini, Kades Seluti Zaitul Akmal saat dijumpai di kediamannya sedang tidak di rumah. Dari pengakuan istrinya yang bernama Hamidah, bahwa Kades sedang keluar.

Penulis
: Heri
Editor
: Ummu SH
Tag:Warga
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)