Pejabat yang Tidak Pro Bupati Terpilih Mulai Galau Terkena Mutasi

datariau.com
1.710 view
Pejabat yang Tidak Pro Bupati Terpilih Mulai Galau Terkena Mutasi
Illustrasi

RENGAT, datariau.com - Para pejabat dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragri Hulu tanpak mulai resah adanya informasi akan dilaksanakan rotasi atas kepemimpinan bupati yang baru.

Dimana diketahui, H Yopi Arianto SE yang merupakan bupati terpilih keduakalinya saat periode 2016-2021 dan sudah dilantik pada 17 Februari 2016 di gedung daerah Provinsi Riau. Dalam usahanya merebut kembali kursi Inhu Satu, beberapa pejabat dan pegawai Inhu diketahui tidak pro terhadap Yopi bahkan ada yang membelot ketika bupati itu berakhir masa jabatannya di periode pertama lalu.

Kini sang bupati kembali terpilih, tentu mereka pejabat dan pegawai yang dulu saat bupati habis masa jabatannya terkesan membelot, saat ini mulai galau karena bupati akan bersih-bersih pejabat untuk menjalankan roda pemerintahan bersama orang-orang yang bisa dipercaya oleh bupati.

Perdana mutasi yang dilakukan bupati Inhu Yopi sejak duduk kembali, yakni melantik Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Rengat beberapa waktu lalu.

Belakangan tersebar informasi, bahwa pada Jumat (26/8/2016) lusa akan ada lagi mutasi jabatan struktural di jajaran Pemkab Inhu. Isu ini sudah menyebar hangat di kalangan pejabat di Pemkab Inhu.

"Siap-siaplah kita tersingkirkan," ujar seorang pegawai yang mengaku tidak pro dengan bupati Yopi saat Pilkada Inhu lalu, saat berceletuk mendengar isu mutasi itu. Tidak diketahui siapa nama pegawai ini.

Mengenai kebenaran informasi adanya mutasi pejabat yang akan dilakukan bupati Inhu, Wakil Bupati H Khairizal mengaku belum tahu akan adanya perombakan 'kabinet' tersebut.

"Saya belum tahu, karena hingga saat ini saya belum ada dapat perintah dari  pimpinan. Namun untuk lebih jelasnya coba saja tanyakan ke Badan Kepegawaian Daerah Inhu," saran Wabub.

Penulis
: Heri
Editor
: Zardi
Tag:mutasi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)