Korban Terus Berjatuhan, DBD di Pekanbaru Masuk KLB

997 view
Korban Terus Berjatuhan, DBD di Pekanbaru Masuk KLB
Ilustrasi.
PEKANBARU, datariau.com - Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru menyatakan wilayah kota Pekanbaru sangat berpotensi dinyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah Dengue (DBD). Karena jumlah penderita penyakit mematikan ini meningkat dua kali lipat dibandingkan waktu yang sama tahun lalu.

‎"Kita tinggal menunggu penandatanganan Surat Keputusan (SK) Walikota tentang penetapan KLB Pekanbaru," ungkap Kepala Diskes, Pekanbaru, Helda S Munir, Selasa (10/2/2015).

Helda mengatakan, potensi kasus DBD menjadi KLB didasari oleh beberapa indikator yang sudah terpenuhi dalam telaah kasus DBD di Pekanbaru, yakni dilihat dari jumlah kasus yang terjadi saat ini sudah meningkat dua kali lipat dari periode yang sama tahun lalu. Selain juga kasus ini telah memakan korban meninggal dunia, sehingga telah menyebabkan keresahan.

"Tahun ini adalah siklus lima tahunan DBD, dan Pekanbaru sangat berpotensi KLB," katanya.‎

Menurut dia, cuaca yang ekstrim dan mengalami panca roba sangat rawan dan rentan untuk berjangkitnya penyakit yang di sebarkan oleh nyamuk aides agepty. Diperparah dengan kurangnya pemahaman masyarakat untuk mencegah bahkan memutus mata rantai perkembang biakan nyamuk DBD.

Meski diakui dia, pihaknya sudah berupaya selama ini untuk menekan perkembang biakan DBD di wilayah itu, dengan berbagai program, promotif dan prefentif. "Mulai Januari kita sudah sosialisasi melalui organisasi keagamaan, FKUB, untuk mengajak masyarakat kembali menggalakkan Mplus," paparnya.

Menurut dia, pihaknya juga melalui kader juru pemantau jentik (jumantik) di 58 kelurahan telah melakukan aksi pembersihan dan pemutusan mata rantai pengembangan nyamuk. Selain itu katanya, pihaknya melakukan pemberian bubuk abate kepada warga untuk di masukkan ke dalam tampungan air bersih.

Meski upaya dilakukan akan tetapi kata dia lagi, karena kondisi cuaca yang memang tidak bersahabat tetap membuat kasus DBD masih saja meningkat tajam, bahkan di minggu ke-6 tahun 2015 saja, jumlahnya sudah 39 kasus dengan tiga orang meninggal dunia. (umm)
Tag:DBD
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)