Jika Digusur, PKL Pasar Pagi Arengka Janji Akan Melawan

1.424 view
Jika Digusur, PKL Pasar Pagi Arengka Janji Akan Melawan
PKL Pasar Pagi Arengka saat mengadu ke DPRD beberapa waktu lalu. (foto: riki)
PEKANBARU, datariau.com - Merasa kecewa dengan kebijakan sepihak Walikota Pekanbaru, para Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Pagi Arengka mengancam bakal memberi perlawanan jika kebijakan walikota atas penggusuran pedagang yang akan dilakukan besok, Rabu (15/10/2014). Karena PKL menilai penggusuran ini masih bersifat tebang pilih.

"Kebijakan pemerintah dalam menertibkan PKL sangat tebang pilih. Sebab PKL yang ditertibkan hanya sebagian saja, sementara jika mengikut aturan yang benar-benar seharusnya pedagang dan bangunan di median jalan juga harus digusur. Ini Kebijakan yang tidak populis dan keliru," ujar Ketua Aliansi Pedagang Kaki Lima Pasar Pagi Arengka Harianto, Selasa (14/10/2014).

Menurut Harianto pihaknya bakal mengerahkan PKL untuk melakukan perlawanan jika situasi memang harus demikian. Penggusuran PKL Pasar Pagi Arengka tanpa solusi dinilai para pedagang sebagai sebuah aksi tanpa mencarikan solusi, melainkan arogansi seorang pemimpin.

"Kami sebagian PKL disuruh berjualan di dalam pasar, sementara sebagian lagi tidak. Terlebih harga lapak di dalam pasar permeternya dihargai 3 juta pertahun. Ini jelas tidak sesuai dengan kemampuan kami, yang rata-rata hanya berdagang sayuran," tegas Harianto.

Pedagang lainnya Ratna mengaku kecewa dengan walikota Pekanbaru yang telah menggantung kehidupan mereka secara tidak jelas. "Dulu saat kampanye, Wako Firdaus datang ke PKL meminta dukungan untuk memilihnya. Setelah dipilih ternyata janjinya meleset," katanya.

Ratna pun berharap anggota DPRD yang baru dilantik untuk memperjuangkan hak-hak rakyat kecil. Jangan sudah dilantik terus duduk enak dan lupa terhadap pemilihnya.

"Kemana ini anggota dewan yang terhormat, besok kami bakal digusur. Apa kalian tidak prihatin dengan kami yang butuh uang untuk mengisi perut. Kami berjualan di sini bukan untuk mencari kaya tapi hanya untuk mengisi perut sehari-hari," keluh Ratna. (*)



Tag:DemoPkl
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)